Author: Solarhub

  • 6 UMKM dan Desa Jateng yang Rasakan Manfaat Energi Terbarukan

    6 UMKM dan Desa Jateng yang Rasakan Manfaat Energi Terbarukan

    Dalam rangka mendukung peralihan dan implementasi energi yang ramah lingkungan di Indonesia, insentif serta kebijakan terkait hal tersebut harus diterapkan di semua lapisan masyarakat, tak terkecuali di daerah-daerah. Ditambah lagi, Indonesia memiliki target pencapaian bauran energi terbarukan mencapai 23% pada 2025 mendatang. Oleh karena itu, daerah perlu kewenangan yang lebih besar agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pula.

    Selain kewenangan dan anggaran pemanfaatan energi terbarukan yang perlu digelontorkan lebih banyak lagi ke daerah-daerah, penduduk desa dan pelaku UMKM di Indonesia pun harus mengerti akan pentingnya energi terbarukan. Hal ini sudah mulai dilakukan oleh penduduk dan pelaku UMKM di pedesaan Jawa Tengah, yang perlahan beralih ke energi terbarukan. Berbagai manfaat energi terbarukan pun telah mereka rasakan.

    1. Produsen Kerupuk Upil Desa Bantar

    Satu contoh cerita mengenai pemanfaatan energi terbarukan dilakukan oleh produsen kerupuk upil di Desa Bantar, Banjarnegara, Jawa Tengah. Mereka menggunakan sumber daya Biogenic Shallow Gas (BSG) yang ditemukan di sekitaran rawa untuk menggantikan gas elpiji. 

    Hasilnya, setiap rumah tangga yang punya akses terhadap aliran BSG ini dapat menghemat pengeluaran untuk tabung gas dari Rp100 ribu menjadi Rp20 ribu saja. Bisa dibayangkan, betapa BSG bisa sangat membantu kegiatan UMKM di desa tersebut.

    2. Produsen Kopi Arabika Senggani Desa Pegundungan

    Pemanfaatan BSG juga diterapkan oleh para pelaku usaha Kopi Arabika Senggani di Desa Pegundungan, Pejawaran, Banjarnegara. Menurut perangkat desa terkait, penggunaan gas rawa di daerahnya dipakai untuk menyangrai kopi. 

    Dengan begitu, biaya produksi bisa dihemat mengingat Desa Pegundungan kini telah menjadi sentra Kopi Arabika Senggani dengan hasil panen mencapai 3 ton. Sejak memanfaatkan BSG, setiap rumah tangga bisa menghemat biaya gas hingga 75% setiap bulannya.

    3. Desa Samirono

    Daerah berikutnya yang memanfaatkan sumber energi gas (selain dari tabung gas elpiji) untuk keperluan sehari-hari adalah Desa Samirono. Penduduk desa ini rata-rata telah memiliki dua ekor sapi pada setiap KK. Kotoran sapi yang dihasilkan dari ternak tersebut kemudian dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. Umumnya, enam kubik kotoran sapi yang telah difermentasikan dengan komposisi 1:1 (menggunakan air) bisa dipakai untuk menyalakan kompor selama enam jam.

    4. Desa Kaliurip

    Manfaat energi terbarukan pun turut dirasakan oleh warga Desa Kaliurip, khususnya yang berprofesi sebagai petani. Sebelum mengenal energi terbarukan, para pemilik sawah di daerah ini biasanya perlu menyewa pompa air berbahan diesel untuk mengalirkan air dari Sungai Tajum ke petak-petak sawah mereka yang tingginya 10 meter di atas permukaan sungai. Namun, dengan Pompa Air Tenaga Surya (PATS), kini para petani bisa panen tiga kali dalam setahun karena tak perlu menghadapi kekeringan akibat kemarau panjang.

    5. Pengrajin Ukir Kayu Relief Desa Senenan

    Para pengrajin ukiran kayu di Desa Senenan, Jepara sempat mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19. Akibatnya, mereka tak lagi bisa berproduksi seperti sedia kala karena harus menghemat penggunaan energi listrik untuk alat-alat ukir, misalnya gergaji, bor, mesin profil, gerinda, dan serut. Untungnya, Pemprov Jateng kemudian memberikan bantuan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang dapat mencukupi setengah dari kebutuhan listrik untuk produksi.

    6. Penjual Tambak Ibu Mandiri

    Kisah terakhir berasal dari para pelaku UMKM Ibu Mandiri di Cilacap. Mereka adalah sekelompok ibu-ibu yang berdikari untuk mengolah hasil tambak supaya memiliki nilai tambah. Dengan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Hibrid (PLTH) yang diberikan Pertamina, para ibu ini bisa membuat petambak tidak perlu merasakan kerugian karena dapat menyimpan hasil panen di freezer.

    Sebelum mendapat bantuan sumber listrik yang menggabungkan energi matahari dan air, petambak di Cilacap harus cepat-cepat menjual hasil panennya pada tengkulak sebelum ikan atau udangnya tak layak konsumsi. Kini, mereka bisa menjualnya kepada UMKM Ibu Mandiri. Bahkan, limbah hasil olahannya bisa digunakan kembali untuk memberi pakan bagi ikan-ikan tambak.

    Dari semua cerita para pelaku UMKM dan penduduk desa Jawa Tengah, kita bisa melihat bagaimana manfaat energi terbarukan memberikan banyak keuntungan, terutama untuk melestarikan lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.

    Anda juga bisa mengikuti jejak mereka dengan mulai memasang PLTS Atap di rumah. Sebelum itu, Anda dapat menyimak daftar FAQ tentang PLTS Atap terlebih dahulu. Setelahnya, Anda bisa memperhitungkan kapasitas yang dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga dengan kalkulator surya SolarHub.

     

    References:

    https://iesr.or.id/dukungan-pemerintah-dan-sektor-industri-untuk-transisi-energi-di-jawa-tengah

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://kalkulator.solarhub.id

  • Canggih, 5 Instalasi Seni Ini Memanfaatkan Panel Tenaga Surya!

    Canggih, 5 Instalasi Seni Ini Memanfaatkan Panel Tenaga Surya!

    Keberhasilan transisi ke sumber energi listrik terbarukan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, bisnis besar, hingga masyarakat awam. Maka dari itu, tidak hanya perusahaan ternama yang menerapkan teknologi panel tenaga surya untuk mendukung operasional mereka; muda-mudi di seluruh dunia turut mengajak semua orang untuk merangkul implementasi listrik ramah lingkungan dalam berbagai cara, salah satunya dengan karya seni. Apa saja contoh instalasi seni yang menggunakan panel surya?

    Daftar Instalasi Seni yang Menggunakan Panel Tenaga Surya

    Sudah sewajarnya sebuah karya seni dapat memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitar. Namun, siapa sangka, sejumlah instalasi seni berikut tidak hanya mendapatkan sumber energi dari panel tenaga surya, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

    1. Solar Tree

    Solar Tree di Bristol, Inggris, dibuat sebagai sarana untuk memperkenalkan panel tenaga surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan. Di dalamnya terdapat sejumlah fungsi, di antaranya sebagai pengisi daya ulang ponsel serta sumber sinyal Wi-Fi.

    Bentuk karya seni ini menyerupai sebatang pohon dengan panel surya di setiap cabangnya yang menghadap ke segala arah. Penyusunan ini dibuat agar panel surya dapat menangkap cahaya matahari sekaligus membentuk bayang-bayang yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berteduh pada siang hari.

    Penempatan panel surya ini punya makna tersembunyi, di mana panel berperan seperti lembar-lembar daun yang menangkap sinar matahari sebagai sumber tenaga saat berfotosintesis.

    2. Solar Sunflower

    Di salah satu area jalur pedestrian dan pesepeda di Austin, Texas, Amerika Serikat, terdapat sebuah lapangan berisi 15 instalasi panel tenaga surya yang berbentuk menyerupai bunga matahari. Instalasi yang dikenal dengan nama Solar Sunflower ini dibuat sebagai ikon kota Austin yang sadar akan energi terbarukan.

    Selain sebagai area berteduh untuk para pejalan kaki dan pesepeda, energi yang dikumpulkan oleh bunga-bunga ini digunakan untuk menyalakan instalasi LED di malam hari. Sisa energinya diekspor ke layanan sumber energi sekitar dan dikonversi sebagai biaya perawatan instalasi.

    3. Solar Serpent

    Jalur cepat Santa Monica, Los Angeles, terlihat berbeda dengan instalasi panel tenaga surya yang berbentuk menyerupai sisik ular bila dilihat dari ketinggian. Instalasi seni yang dinamakan Solar Serpent ini menyelubungi jalur cepat dengan cakupan luasan panel surya seluas lebih dari 95 hektare.

    Tak heran bila instalasi ini mampu memproduksi listrik hingga 150 MW, yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan energi bersih masyarakat sekitar. Sumber energi ini mampu mengurangi 15% penggunaan listrik konvensional di area tersebut. Hebatnya lagi, di bawah instalasi ini juga dibuat stasiun pengisian daya untuk mobil listrik.

    4. Solar Reserve

    Di Tonopah, Nevada, terdapat Solar Reserve yang dibuat oleh John Gerrard pada tahun 2014 lalu. Perangkat ini berupa menara solar thermal power yang dikelilingi oleh 10.000 cermin. Cermin-cermin ini merefleksikan cahaya matahari untuk memanaskan menara sehingga memicu munculnya baterai thermal yang mampu menghasilkan energi listrik.

    Uniknya, setiap cermin akan bergerak mengikuti arah matahari, bulan, dan bintang secara real-time sepanjang 365 hari. Gerakan cermin ini dapat dipantau melalui pantauan satelit dalam rentang waktu tiap 60 menit sehingga menciptakan semacam koreografi yang indah dari pergerakan cahaya dan bayangan cermin.

    5. Prismatica

    Instalasi seni terakhir terletak di New York, tepatnya di Midtown Manhattan. Pada instalasi seni satu ini, terdapat 50 prisma yang terbuat dari panel berlapis film dikroik. Lapisan ini membuat panel mampu memunculkan cahaya dengan spektrum yang berbeda-beda.

    Pada siang hari, cahaya matahari membuat prisma-prisma ini berkilauan. Sedangkan pada malam harinya, prisma-prisma ini akan memunculkan warna yang menyesuaikan lingkungan sekitar. 

     

    Setelah melihat karya-karya di atas, mungkin tebersit di pikiran Anda untuk mulai memperhitungkan peralihan energi ke listrik tenaga surya. Tak perlu seindah karya seni di atas, Anda dapat memulainya dengan langkah kecil namun efektif, yakni memasang panel tenaga surya untuk mencukupi kebutuhan listrik rumah tangga setiap harinya.

    Anda dapat memulainya dengan menghitung kebutuhan PLTS Atap di rumah Anda menggunakan kalkulator surya SolarHub. Di situ, Anda bisa memperkirakan berapa panel yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di rumah Anda. Dengan begitu, Anda dapat mulai mencari vendor jasa pemasangan PLTS Atap untuk selangkah lebih maju menuju energi hijau.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/suara-pemuda-untuk-transisi-energi  

    https://iesr.or.id/pustaka/indonesia-energy-transition-outlook-ieto-2023   

    https://bristolgreencapital.org/the-technology-behind-bristols-solar-tree/  

    https://www.neongreen.co.uk/products  

    https://inhabitat.com/austin-texas-gets-an-electric-sunflower-garden/  

    https://inhabitat.com/massive-solar-serpent-winds-along-the-santa-monica-freeway/  

    https://www.archdaily.com/88827/solar-serpents-in-paradise-mans-tham  

    http://www.johngerrard.net/solar-reserve.html  

    https://www.lacma.org/art/exhibition/john-gerrard-solar-reserve  

    https://publicdelivery.org/ai-weiwei-sunflower-seeds-video-jingdezhen-mary-boone-gallery/  

    https://www.tate.org.uk/art/artworks/ai-sunflower-seeds-t13408  

    https://theinspirationgrid.com/prismatica-public-art-installation-by-raw/  

    https://rawdesign.ca/projects/prismatica/  

    https://untappedcities.com/2021/01/12/prismatica-garment-district/  

    https://kalkulator.solarhub.id  

    https://solarhub.id  

  • Sistem Ekspor Listrik Tenaga Surya ke PLN Dihapus, Bagaimana Kelanjutannya?

    Sistem Ekspor Listrik Tenaga Surya ke PLN Dihapus, Bagaimana Kelanjutannya?

    Untuk mendukung jumlah instalasi PLTS di area residensial demi mempercepat pencapaian target nol emisi, pemerintah Indonesia sempat mengeluarkan sejumlah peraturan mengenai sistem ekspor impor listrik tenaga surya. Akan tetapi, belum lama ini, kebijakan tersebut telah dihapus karena berbagai alasan. Apa alasannya? Lantas, bagaimana penghapusan kebijakan tersebut memengaruhi penerapan energi terbarukan di Indonesia?

    Sistem Ekspor Impor Listrik ke PLN Sebelumnya

    Kebijakan ekspor impor listrik ke PLN diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Kebijakan ini pada dasarnya mengatur tentang bagaimana sistem ekspor impor listrik dari PLTS Atap ke PLN.

    Dalam perilisan awalnya, sistem ekspor impor listrik disebutkan pada pasal 6 ayat 1. Di peraturan ini, dijelaskan bahwa energi listrik yang diekspor dari PLTS Atap akan dihitung sesuai nilai kWh pada meter kWh Ekspor-Impor, lalu dikali 100% (seratus persen). Aturan inilah yang akan dihapus dalam revisi Permen 26/2021 menjadi tidak ada ekspor setelah sebelumnya sempat mengalami pembatasan.

    Mengapa Kebijakan Ekspor Listrik Tenaga Surya Dihapus?

    Penghapusan kebijakan ini bukan tanpa alasan. Pada awal tahun 2022 lalu, PLN mengalami krisis kelebihan pasokan listrik. Sejumlah faktor yang menyebabkan di antaranya adalah pandemi dan resesi global. Hal ini belum termasuk megaproyek PLTU batubara pada tahun 2015 yang baru beroperasi 47% pada tahun yang sama.

    PLN sendiri sudah menolak pelaksanaan Permen ESDM No. 26/2021 sejak diundangkan pada Agustus 2021 lalu. Penolakan ini berimbas pada realisasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya atap yang hanya 10 sampai 15 persen dari kapasitas utama.

    Perkiraan Ahli tentang Dampak dari Perubahan Kebijakan

    Pembatasan pemanfaatan PLTS Atap ini membawa dampak yang cukup signifikan. Hal ini bisa membuat minat masyarakat akan pemasangan PLTS Atap, khususnya dari pasar residensial, cenderung turun. Menanggapi hal ini, AESI dan IESR merekomendasikan agar sistem net-metering tetap berlaku, khususnya untuk pelanggan residensial.

    Menurut kedua organisasi tersebut, penurunan minat pemasangan PLTS Atap di tingkat residensial akan berdampak besar pada lapangan kerja hijau, khususnya para pelaku usaha instalasi PLTS skala kecil. Peluang teknisi dan pemasang dengan segmen pasar rumah tangga untuk bersaing di ranah PLTS Atap akan semakin kecil. Dikhawatirkan pertumbuhan dan peluang usaha hijau ini menjadi terhambat.

    Pentingnya Peranan Regulasi Pemerintah untuk Mendukung Energi Terbarukan

    Tidak bisa dimungkiri, diperlukan adanya campur tangan pemerintah, khususnya dalam hal regulasi kebijakan, agar cita-cita bangsa dengan Net Zero Emission dapat tercapai sesegera mungkin. Revisi kebijakan di atas tentu akan sangat memukul pertumbuhan pengguna PLTS Atap karena dianggap kurang menguntungkan.

    Jadi, Apakah Pemasangan PLTS Atap Masih Menguntungkan?

    Bagi PLN, peraturan ekspor listrik tenaga surya dari PLTS Atap dianggap sebagai penambah beban. Meski kebijakan ekspor impor listrik ke PLN telah dihapus, Anda tetap dapat diuntungkan dengan adanya pemasangan PLTS Atap karena harga perangkatnya perlahan akan semakin terjangkau dari tahun ke tahun. Harga instalasi PLTS Atap masih tetap bisa tertutup dengan penghematan biaya listrik dalam beberapa tahun ke depan.

     

    Bagi Anda yang sedang atau ingin memasang PLTS Atap, tidak perlu khawatir dengan revisi kebijakan ekspor impor listrik tenaga surya ke PLN ini. Sebab, PLTS Atap masih tetap bisa menghasilkan imbal balik yang bagus dari segi penghematan biaya sekaligus pelestarian lingkungan.

    Peraturan mengenai PLTS Atap akan selalu berkembang dinamis meski saat ini terbentur pada fasilitas dan sejumlah kepentingan lainnya. Meski begitu, Anda masih berhak mendapatkan update perkembangan dan penerapan kebijakan energi terbarukan dengan membaca berbagai publikasi IESR tentang PLTS Atap. Dengan mengenali sistem dan keberadaannya, Anda dapat mulai mencari vendor jasa instalasi PLTS Atap terdekat di direktori SolarHub.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/kelebihan-pasokan-listrik-pln-perlu-evaluasi-megaproyek-35-gw

    https://iesr.or.id/tag/aturan-penghambat-plts-atap 

    https://iesr.or.id/pustaka/indonesia-energy-transition-outlook-ieto-2023 

    https://iesr.or.id/teknologi-plts-semakin-maju-dan-murah-menjadi-pendorong-pemanfaatan-energi-surya-indonesia 

    https://iesr.or.id/indonesia-butuh-tingkatkan-instalasi-energi-terbarukan-hingga-10-kali-lipat-untuk-capai-net-zero-emissions 

    https://iesr.or.id/dukungan-regulasi-kunci-akselerasi-energi-surya 

    https://solarhub.id/publikasi 

    https://solarhub.id/ 

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20230310083708-4-420504/fix-aturan-ekspor-listrik-plts-atap-ke-pln-dihapus 

    https://www.suara.com/bisnis/2022/06/06/213844/kebijakan-pln-membatasi-plts-atap-dinilai-tidak-menarik-dari-sisi-keekonomian 

  • 6 Merek Fashion yang Beralih ke Tenaga Surya

    6 Merek Fashion yang Beralih ke Tenaga Surya

    Menurut sebuah penelitian, ditemukan bahwa fashion merupakan salah satu industri yang cukup berbahaya bagi lingkungan. Alasannya, industri ini menjadi sumber dari 10% total emisi karbon yang dihasilkan oleh manusia. Tidak berhenti di situ, industri fashion juga diketahui sebagai konsumen utama persediaan air dunia.

    Oleh karena itu, beberapa brand fashion mulai berkomitmen untuk menerapkan solusi ramah lingkungan dengan cara mereka masing-masing. Tidak hanya menerapkan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dalam operasionalnya, beberapa brand juga memiliki cara unik mereka masing-masing. 

    Brand Fashion yang Telah Menggunakan Tenaga Surya

    Hampir seluruh brand besar telah sadar akan pentingnya penggunaan energi terbarukan, termasuk di antaranya adalah brand-brand fashion. Bahkan, beberapa brand ini memiliki cara unik untuk mendorong penggunaan tenaga surya, baik dalam proses produksi maupun pada keseharian konsumen mereka. Memangnya, brand apa saja yang telah menggunakan tenaga surya?

    1. H&M

    Brand fashion pertama yang menjunjung tinggi sustainability adalah H&M, sebuah brand asal Swedia. Untuk menunjukkannya, H&M telah bekerja sama dengan GIZ, sebuah agensi pengembangan berkelanjutan asal Jerman. Bersama dengan GIZ, H&M mendukung pemasangan panel tenaga surya di beberapa supplier mereka. Sejauh ini, mereka telah membantu instalasi panel surya pada supplier mereka yang berlokasi di China dan India.

    2. Ralph Lauren

    Berikutnya, ada Ralph Lauren yang dikenal sebagai brand fashion pria asal Amerika Serikat. Pada 2019 lalu, Ralph Lauren menyatakan bergabung dengan kampanye dari The Climate Group yang diberi nama RE100. Melalui kampanye tersebut, The Climate Group akan membantu anggotanya untuk mencapai 100% penggunaan listrik dari sumber energi terbarukan sebelum tahun 2050.

    Ralph Lauren sendiri memiliki target akan mencapai angka 100% pada tahun 2025. Rencananya, brand satu ini akan melakukan power purchase agreement dengan beragam proyek tenaga surya lokal di Amerika Utara. CEO dari brand ini, Patrice Louvet, menyatakan bahwa target tersebut menunjukkan bahwa Ralph Lauren sangat mendukung usaha perlawanan terhadap krisis iklim.

    3. Pauline van Dongen

    Jika brand fashion sebelumnya melakukan power purchase agreement untuk memenuhi kewajiban menjaga sustainability, hal yang berbeda dilakukan oleh Pauline van Dongen. Brand asal Belanda ini justru menggabungkan fashion dengan teknologi untuk menciptakan pakaian yang bisa juga berfungsi sebagai panel surya.

    Nantinya, energi yang terkumpul dalam pakaian bernama Wearable Solar ini bisa digunakan untuk mengisi daya smartphone atau gadget lainnya. Tidak hanya fungsional, desain dari pakaian ini juga terlihat keren dengan gaya avant-garde.

    4. Noon Solar

    Ternyata, usaha menyatukan fashion dengan teknologi tenaga surya bukanlah hal baru. Bahkan, konsep ini sudah dilakukan sejak tahun 2003 oleh Noon Solar. Bedanya, Noon Solar menggabungkan teknologi tenaga surya dengan handbag. Dengan energi yang dikumpulkan tersebut, pengguna tas bisa mengisi daya alat elektronik mereka. 

    Sayangnya, Noon Solar telah berhenti beroperasi sejak 2010 lalu. Namun, Marianne Fairbanks, salah satu pendiri perusahaan tersebut, hingga kini masih berusaha untuk mengembangkan solar textile yang lebih efisien.

    5. Tommy Hilfiger

    Brand fashion berikutnya yang berusaha menyatukan antara produk fashion dengan teknologi tenaga surya adalah Tommy Hilfiger. Untuk mewujudkan hal tersebut, Tommy Hilfiger bekerja sama dengan sebuah startup bernama Pvilion. Startup ini sendiri sejak awal memang berencana untuk dapat mengintegrasikan panel surya dalam beragam produk sehari-hari. 

    Bersama dengan Tommy Hilfiger, Pvilion telah menciptakan beberapa produk fashion yang dilengkapi dengan panel surya. Salah satunya adalah sebuah jaket unisex yang dilengkapi dengan beberapa panel surya di bagian punggungnya. Di dalamnya, Anda bisa menemukan baterai tersembunyi dan colokan USB untuk mengisi daya gadget Anda.

    6. Silvr Lining

    Terakhir, ada brand Silvr Lining yang mengeluarkan koleksi urban sportswear dengan nama GO Collection. Keunikan dari koleksi ini adalah terintegrasinya panel surya di seluruh pakaian dalam koleksi tersebut. Jadi, Anda bisa menemukan rompi, jaket, hingga celana kargo yang dilengkapi dengan panel surya untuk mengisi daya gadget Anda. Bahkan, panel surya tersebut dapat dengan mudah dilepas agar pemilik bisa mencucinya dengan aman.

     

    Jika Anda peduli dengan perlawanan terhadap krisis iklim, tentu saja tidak ada salahnya apabila Anda mulai memilih menggunakan brand-brand yang memiliki ideologi sama. Tidak berhenti di situ, Anda juga bisa menerapkan usaha menjaga lingkungan tersebut dalam kehidupan Anda sehari-hari. Misalnya saja dengan memasang PLTS Atap di rumah Anda.

    Agar Anda tidak bingung, langkah pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan memasang PLTS Atap adalah mengetahui kebutuhan energi Anda. Untuk itu, Anda bisa menggunakan kalkulator surya dari SolarHub agar perhitungan makin mudah.

    Setelah itu, barulah Anda bisa mencari perusahaan penyedia panel tenaga surya terdekat dari lokasi Anda melalui direktori SolarHub. Yuk, mulai memakai panel surya untuk kebutuhan sehari-hari!

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/penurunan-emisi-karbon-melalui-pengembangan-energi-terbarukan-butuh-kolaborasi-semua-pihak

    https://iesr.or.id/aktivitasmu-menyumbang-pemanasan-global-bagaimana-bisa

    https://iesr.or.id/plts-jawab-kebutuhan-industri-dan-komersial-untuk-sediakan-produk-hijau

    https://kalkulator.solarhub.id

    https://solarhub.id

    https://www.weforum.org/agenda/2020/01/fashion-industry-carbon-unsustainable-environment-pollution/

    https://www.voguebusiness.com/sustainability/inside-fashions-switch-to-green-electricity

    https://www.theguardian.com/sustainable-business/sustainable-fashion-blog/fashion-technology-renewable-energy-solar-charge-smartphone

    https://www.smithsonianmag.com/innovation/chemist-designer-team-up-to-weave-solar-panels-into-fabric-180960431/

    https://www.designnews.com/startup-brings-solar-power-urban-fashion

    https://www.whowhatwear.com/solar-powered-clothing

    https://earthtechling.com/2011/11/solar-powered-fashion-meets-high-design/

  • 7 Brand Terkenal yang Telah Menggunakan Panel Surya

    7 Brand Terkenal yang Telah Menggunakan Panel Surya

    Semakin maraknya usaha untuk melawan krisis iklim membuat konsumen semakin sadar akan pentingnya hal tersebut. Bahkan menurut The Economist, tingkat penjualan produk-produk yang sustainable terus meningkat sejak tahun 2016 hingga 2020. Hal tersebut menjadi salah satu dasar mengapa Handriyanti, peneliti senior IESR, mengatakan bahwa penggunaan energi terbarukan seperti panel surya bisa meningkatkan reputasi atau branding dari suatu bisnis. 

    Beberapa brand besar pun akhirnya menyadari hal tersebut dan mulai memberlakukan penggunaan energi terbarukan dalam operasionalnya. Brand-brand ini juga mencanangkan goals masing-masing yang ingin mereka capai dalam beberapa tahun ke depan. Memangnya, brand apa saja yang telah memiliki goals mengenai energi terbarukan, termasuk di dalamnya penggunaan panel surya?

    Daftar Brand Kenamaan yang Menggunakan Panel Surya

    Sebenarnya, ada banyak brand yang telah mengutamakan sustainability dalam operasionalnya. Sebagian besar dari mereka bahkan telah menanamkan investasi yang cukup besar dalam bentuk panel surya untuk menghasilkan energi hijau. Berikut adalah beberapa di antaranya:

    1. IKEA

    Pertama, ada IKEA yang dikenal akan produk furniture berkualitas dan mudah dibongkar-pasang. Pada tahun 2017 kemarin, IKEA tercatat telah berkontribusi atas terciptanya energi hijau yang cukup besar, bahkan hingga tiga kali dari total konsumsi energi yang dilakukan oleh IKEA. Kontribusi tersebut diberikan dalam bentuk investasi terhadap beragam proyek yang menghasilkan energi terbarukan, salah satunya berasal dari tenaga surya.

    2. Starbucks

    Tidak mau kalah, Starbucks yang menggeluti bidang coffee shop juga menerapkan penggunaan sumber energi terbarukan. Beberapa tahun terakhir, perusahaan satu ini telah menginvestasikan hingga ratusan juta Dolar untuk membeli energi terbarukan yang berasal dari panel surya maupun kincir angin.

    Tercatat, investasi tersebut cukup untuk menyuplai energi pada 100% cabangnya di Amerika Serikat dan Kanada, atau sekitar 9000 cabang. Hingga saat ini, Starbucks masih gencar menginvestasikan dana untuk proyek energi terbarukan lainnya.

    3. Intel

    Bukan hanya produsen semiconductor chip terbesar, Intel ternyata juga merupakan pembeli energi hijau terbanyak di Amerika Serikat. Bahkan, dikatakan bahwa investasi tersebut bisa menyamai 100% energy footprint yang mereka gunakan dalam proses produksi. Dari total keseluruhan investasi tersebut, sebagian besar merupakan investasi dalam bentuk tenaga surya yang proyeknya tersebar di beberapa titik di Amerika Serikat.

    4. Apple

    Raksasa perusahaan teknologi, Apple, juga berencana untuk menjadi sebuah bisnis yang menjunjung tinggi sustainability. Bahkan, perusahaan ini memiliki rencana untuk menjadi carbon neutral dalam seluruh rantai pasokannya pada tahun 2030 nanti. 

    Demi mewujudkan hal tersebut, Apple mengajak para supplier-nya untuk menerapkan penggunaan energi terbarukan, misalnya saja yang berasal dari panel surya. Tidak tanggung-tanggung, Apple berencana untuk menghasilkan 8 gigawatts energi hijau dalam proses produksinya. Artinya, per tahun akan ada 15 juta ton metrik CO2 yang berkurang—sama seperti mengurangi sekitar 3,4 juta mobil dari jalanan.

    5. Microsoft

    Bukan hanya Apple, perusahaan teknologi lainnya, Microsoft, juga berencana untuk menerapkan penggunaan energi terbarukan dalam proses produksinya. Bahkan, Microsoft berencana untuk sepenuhnya mengandalkan energi terbarukan pada tahun 2030 nanti. Terakhir, Microsoft telah mengumumkan power purchase agreement (PPA) di Korea Selatan sejumlah 2,5 gigawatts tenaga surya untuk memenuhi komitmen tersebut.

    6. Google

    Tidak ketinggalan, raksasa mesin pencarian Google juga menerapkan penggunaan energi terbarukan. Goals dari Google adalah mencapai 24/7 carbon-free energy pada tahun 2030 kelak. Untuk itu, Google telah beberapa kali melakukan power purchase agreement atau PPA. Bahkan, PPA pertama Google tercatat jauh pada tahun 2010 lalu.

    Pada tahun 2022 kemarin, Google mengumumkan bahwa tiga proyek energi terbarukan yang mereka danai telah mulai beroperasi untuk menghasilkan energi hijau. Tiga proyek tersebut berada di Chili, Finlandia, dan Denmark, yang digunakan untuk menjadi sumber tenaga bagi data center Google di masing-masing lokasi tersebut. Jenis sumber energi terbarukan yang digunakan oleh proyek tersebut adalah tenaga dari kincir angin serta panel surya.

    7. L’Oreal

    Terakhir, terdapat L’Oreal yang juga menggalakkan penggunaan energi terbarukan dari panel surya, kincir angin, biogas, dan sumber energi hijau lainnya. Bahkan pada 2017 kemarin, seluruh situs produksi L’Oreal tercatat telah disuplai dengan 100% energi terbarukan. Pencapaian tersebut bisa didapat karena adanya beberapa proyek sumber energi terbarukan di situs produksi tersebut, serta pembelian Renewable Energy Certificates.

     

    Selain mendukung brand yang telah beralih ke energi terbarukan seperti panel surya, Anda juga bisa mengikuti jejak mereka dalam melestarikan lingkungan. Anda dapat memulai dengan langkah yang lebih kecil, yaitu dengan memasang PLTS Atap untuk rumah tangga.

    Jika Anda bingung untuk menghitung kebutuhan kapasitas PLTS rumah, gunakan saja kalkulator surya dari SolarHub! Untuk Anda yang tertarik dengan sumber energi terbarukan satu ini, Anda bisa mencari vendor penyedia jasa pemasangan PLTS Atap melalui direktori SolarHub.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/iesr-penggunaan-plts-atap-pada-sektor-bisnis-bawa-tiga-manfaat-sekaligus

    https://iesr.or.id/plts-jawab-kebutuhan-industri-dan-komersial-untuk-sediakan-produk-hijau

    https://kalkulator.solarhub.id

    https://solarhub.id

    https://www.solarpowerauthority.com/10-companies-utilizing-solar-power-support/

    https://www.apple.com/newsroom/2021/03/apple-powers-ahead-in-new-renewable-energy-solutions-with-over-110-suppliers/

    https://cloud.google.com/blog/topics/sustainability/clean-energy-projects-begin-to-power-google-data-centers

    https://www.techradar.com/news/microsoft-is-making-a-big-push-into-solar-energy

    https://stories.starbucks.com/stories/2018/solar-and-wind-power-fuel-starbucks-store/

    https://www.loreal.com/en/articles/sharing-beauty-with-all/stepping-up-the-deployment-of-renewable-energy/

  • 7 Band dan Musisi yang Mendukung Energi Terbarukan

    7 Band dan Musisi yang Mendukung Energi Terbarukan

    Tuntutan untuk mengatasi kedaruratan iklim semakin mendesak. Persetujuan Paris pun menjadi dasar utama negara-negara di dunia dalam menjalankan usaha melawan krisis iklim. Dalam perjanjian tersebut, negara-negara berjanji untuk membatasi kenaikan suhu global agar tidak lebih dari 2 derajat Celcius pada tahun 2050 nanti. 

    Untuk mendukung penerapan Perjanjian Paris, kini ada banyak tokoh ternama yang sudah mendukung peralihan ke energi terbarukan. Tidak hanya pencinta lingkungan, beberapa musisi juga menyuarakan hal tersebut. Bahkan, beberapa di antaranya sudah menggunakan sumber energi listrik yang lebih ramah lingkungan dalam kesehariannya. Apakah musisi favorit Anda termasuk salah satunya?

    Daftar Band dan Musisi yang Mendukung Penerapan Energi Terbarukan

    Selain bertindak dari diri sendiri, cara lain untuk mengatasi krisis iklim adalah dengan mengajak orang lain agar lebih aware terhadap terjadinya krisis tersebut. Hal itulah yang dilakukan beberapa musisi ini. Tidak hanya mendukung kampanye untuk mengatasi kedaruratan iklim, beberapa dari mereka bahkan menerapkannya dalam kehidupan. Siapa saja musisi yang dimaksud?

    1. Green Day

    Pertama, ada grup musik punk rock Amerika Serikat, Green Day. Grup musik ini ternyata selalu mendorong para fans-nya untuk menggunakan energi terbarukan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mereka juga mendukung penggunaan sumber energi berupa biofuel, tenaga angin, serta tenaga surya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

    2. Jack Johnson

    Musisi soft rock asal Amerika Serikat, Jack Johnson, juga mendukung penggunaan energi terbarukan untuk mengatasi krisis iklim yang terjadi. Pada turnya tahun 2022 kemarin, misalnya. Johnson melakukan beberapa kegiatan untuk melawan krisis iklim, seperti menggunakan kendaraan biofuel selama tur, mendorong venue untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan mengadakan donasi untuk organisasi lingkungan lokal.

    3. Cake

    Cake, grup musik rock asal Amerika Serikat, memiliki caranya sendiri untuk mendorong penggunaan energi terbarukan. Misalnya, mereka memilih menggunakan solar panel untuk menjadi sumber energi studio musik miliknya. Tidak hanya itu, mereka juga beberapa kali mengadakan penggalangan dana yang disumbangkan untuk usaha reforestation.

    4. Coldplay

    Berikutnya, ada grup musik asal Inggris, Coldplay. Band yang bertabur penghargaan ini memiliki komitmen untuk mengurangi emisi CO2 dalam turnya pada tahun 2022 lalu. Caranya, mereka menggunakan inovasi teknologi penghasil energi terbarukan saat tampil di panggung. Misalnya, mereka menggunakan tenaga surya untuk berbagai kebutuhan di panggung, serta menggunakan transportasi dengan biofuel saat berpindah dari panggung ke panggung. 

    Tidak berhenti di situ, beberapa konser Coldplay juga dilengkapi dengan teknologi “Kinetic Floor” yang inovatif. Dengan teknologi ini, energi bisa diciptakan dari loncatan atau pergerakan para penonton konser. 

    5. KT Tunstall

    KT Tunstall tidak hanya menerapkan prinsip eco-friendly dalam pelaksanaan konsernya, tapi juga dalam kehidupan sehari-harinya. Contohnya bisa dilihat saat ia berencana untuk merenovasi rumahnya. Saat itu, KT Tunstall menyewa jasa konsultan green building untuk menjadi penasihat dalam proses renovasi rumah tersebut. Mulai dari cat, floorboard, hingga insulasi, semuanya dibuat seramah lingkungan mungkin.

    6. Maroon 5

    Siapa yang tidak kenal dengan grup musik pop Amerika Serikat satu ini? Maroon 5 ternyata juga merupakan salah satu grup musik yang tergabung dalam Green Music Group, sebuah organisasi yang mendorong anggotanya untuk melaksanakan kegiatan bisnis di industri musik secara ramah lingkungan. Bahkan sang vokalis, Adam Levine, juga dikenal sebagai salah satu pendukung penerapan solusi energi surya.

    7. Justin Timberlake

    Terakhir, ada musisi ternama Justin Timberlake yang pernah mendapatkan “Future Award” Environmental Media Awards. Penghargaan itu diberikan setelah ia membangun sebuah lapangan golf dengan konsep eco-friendly. Sebelum mendapatkan penghargaan tersebut, ia memang dikenal sebagai salah satu musisi yang kerap meningkatkan awareness terhadap krisis lingkungan yang terjadi.

     

    Selain ketujuh musisi dan grup musik yang sudah disebutkan, sebenarnya masih banyak lagi mereka yang menjadi advokat bagi sumber energi terbarukan. Tidak hanya mendorong para fans untuk mengutamakan sustainability, beberapa musisi tersebut bahkan menerapkannya pada kehidupan mereka sendiri. 

    Jika Anda termotivasi dengan tindakan para musisi tersebut, Anda juga bisa memulai penggunaan energi terbarukan untuk diri sendiri. Misalnya saja, Anda bisa mempertimbangkan pemasangan PLTS Atap untuk rumah. Jika bingung, Anda bisa mengetahui seluk-beluk PLTS Atap pada FAQ SolarHub. Nah, kalau Anda tertarik, langsung saja temukan informasi mengenai penyedia jasa instalasi panel surya di lokasi Anda melalui direktori SolarHub.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/faktor-kedaruratan-iklim-harus-menjadi-pertimbangan-utama-kebijakan-energi

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://solarhub.id

    https://battlebornbatteries.com/solar-power-concert-studio/

    https://www.renewableenergyworld.com/baseload/singers-songwriters-and-solar-energy/

    https://edition.cnn.com/2020/02/03/world/green-touring-intl-c2e/index.html

    https://www.theguardian.com/environment/2008/mar/09/ethicalliving.energyefficiency

    https://sites.psu.edu/lreenglish015/2014/03/15/maroon-5-goes-green/

    https://www.nme.com/news/music/justin-timberlake-takes-stand-against-proposed-memphis-oil-pipeline-2926927

  • 5 Artis yang Menjadi Aktivis untuk Melawan Perubahan Iklim Global

    5 Artis yang Menjadi Aktivis untuk Melawan Perubahan Iklim Global

    Perubahan iklim global menjadi ancaman yang nyata pada sepuluh tahun terakhir. Tingginya tingkat emisi karbon membuat suhu permukaan bumi jadi naik dan menyebabkan berbagai bencana alam yang mengancam keselamatan hidup manusia maupun makhluk hidup lainnya.

    Maka dari itu, tidak heran kalau banyak orang yang mulai mengampanyekan aksi untuk mencintai lingkungan dan mengurangi dampak krisis iklim, termasuk di kalangan para selebritas. Memangnya, siapa saja artis tanah air dan dunia yang jadi aktivis lingkungan?

    5 Artis yang jadi aktivis lingkungan

    Melihat perubahan iklim global yang semakin mengancam, lima nama artis di bawah ini aktif menyerukan pesan untuk lebih cinta lingkungan. Siapa saja? Ada juga yang berasal dari selebritas Indonesia, lho!

    1. Leonardo DiCaprio

    Salah satu nama selebritas dunia yang telah berkecimpung di isu lingkungan adalah Leonardo DiCaprio. Aktor Hollywood yang namanya melambung setelah berperan sebagai Jack di film Titanic ini ternyata juga sudah merambah ke ranah produser. Ia banyak menyuarakan keresahannya akan perubahan iklim global lewat karya-karyanya, termasuk The 11th Hour yang menjadi film dokumenter tentang krisis iklim paling menghasilkan (40 juta USD).

    Di samping itu, sepak terjang Leonardo DiCaprio di ranah lingkungan juga sudah lama ditekuninya. Ia bahkan telah mendirikan yayasan Leonardo DiCaprio Foundation sejak tahun 1998. Yayasan tersebut berfokus pada krisis iklim serta pemulihan ekosistem dan perlindungan spesies yang terancam punah. Sumbangsih yayasan tersebut antara lain membantu melindungi populasi harimau liar di Nepal dengan total bantuan mencapai 1 miliar USD serta mendanai berbagai proyek lebih dari 50 negara di dunia.

    2. Ben Affleck

    Berikutnya, aktor yang juga turut aktif menyuarakan perubahan iklim global adalah Ben Affleck. Aksinya terhadap lingkungan bahkan membuat dirinya memperoleh penghargaan Environment Media Award pada 2013 lalu. Gerakan yang dilakukan oleh pemeran film Batman vs Superman: Dawn of Justice ini antara lain menyuarakan gaya hidup ramah lingkungan dan menjalani kehidupan dengan penuh kesadaran akan lingkungan.

    3. Nadine Chandrawinata

    Aktivis lingkungan yang kerap menyuarakan aksi peduli lingkungan bukan saja datang dari kalangan selebritas internasional. Di Indonesia sendiri ada Nadine Chandrawinata yang mengaku telah memiliki ketertarikan terhadap isu lingkungan sejak dirinya masih muda. Dinyatakan sebagai Putri Indonesia tahun 2005 membuat Nadine memiliki keinginan yang makin besar untuk bergerak di ranah tersebut.

    Ia lalu mendirikan Sea Soldier, sebuah organisasi non-pemerintah yang fokus pada isu lingkungan, khususnya laut, pada 2015 lalu. Hingga kini, Sea Soldier telah tersebar di 15 kota seluruh Indonesia dan anggotanya mencapai 3.000 orang. Program-program yang digagas oleh organisasi ini antara lain adalah aksi bersih-bersih pantai, pemberhentian sirkus lumba-lumba, sampai mengurangi penggunaan sedotan plastik.

    4. Hamish Daud

    Aktivis lingkungan yang juga datang dari kalangan artis dalam negeri adalah Hamish Daud. Berprofesi sebagai aktor, ia ternyata tak membatasi langkahnya untuk turut memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya di laut. Hamish Daud lantas mendirikan Yayasan Indonesia Ocean Pride yang berfokus pada sampah plastik di laut sekaligus menjaga ekosistemnya agar berkelanjutan.

    Untuk mendukung visi yayasannya, ia telah melakukan berbagai program. Mulai dari sustainable living, daur ulang sampah plastik, pengenalan akan mikroplastik, sampai bekerja sama dengan PBB untuk menyuarakan isu sampah plastik dan pelestarian ekosistem laut pun sudah pernah dilakukan olehnya.

    5. Nadya Hutagalung

    Nadya Hutagalung adalah seorang model, presenter, dan aktris yang juga sadar akan pentingnya isu lingkungan. Ia aktif menyuarakan tentang pelestarian lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan bumi di berbagai kesempatan seminar maupun acara sejenis. Ia juga tergabung dalam Environment Goodwill Ambassador yang berfokus pada perlindungan hewan langka di Indonesia. Bahkan, Nadya Hutagalung pernah ditunjuk sebagai Duta WWF Elephant Warrior dan Global Earth Hour.

    Bagaimana kita bisa membantu?

    Menjadi seseorang yang peduli terhadap perubahan iklim global tidak harus dimulai dengan berprofesi sebagai artis. Anda juga bisa membantu menekan dampak krisis iklim dengan mulai beralih ke PLTS Atap yang menggunakan sumber energi terbarukan. Panel surya ini nantinya dapat menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi sumber listrik di rumah Anda. Dengan mengambil langkah sederhana ini, Anda sudah berperan dalam mengurangi tingginya emisi karbon di dunia.

    Itulah lima nama artis yang aktif menyuarakan isu lingkungan dan mempunyai aksi nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim global. Anda juga bisa melakukan hal serupa dengan beralih ke pemasangan PLTS Atap. Supaya bisa menemukan penyedia jasa pemasangan panel surya yang tepat dan dekat dengan lokasi Anda, dapatkan informasi lengkapnya di website SolarHub!

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/dukungan-sektor-finansial-untuk-transisi-energi-di-sektor-rumah-tangga

    https://www.volunteerfdip.org/environmental-celebrity-activists-inspiring-the-world-to-volunteer-with-climate-action-to-stop-climate-change

    https://thinkconscious.id/6-aktivis-lingkungan-indonesia-yang-inspiratif/

    https://id.theasianparent.com/artis-yang-jadi-aktivis

    https://www.sehatq.com/artikel/cara-mencegah-pemanasan-global-yang-bisa-anda-lakukan

    Photo credit: Wikimedia Commons

  • Mengenal Emisi Karbon Penyebab Perubahan Iklim dan Cara Menguranginya

    Mengenal Emisi Karbon Penyebab Perubahan Iklim dan Cara Menguranginya

    Pada tahun 2021 kemarin, Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara yang menghasilkan emisi karbon kumulatif terbanyak menurut Carbon Brief. Hal ini tidak terlepas dari emisi karbon yang dihasilkan oleh para big polluters atau penghasil emisi karbon terbesar seperti industri energi.

    Jika melihat data dari IESR pada 2019, di luar sektor hutan dan penggunaan lahan (FOLU), sektor energi menjadi polluter yang menyumbang emisi gas rumah kaca (GRK) terbesar (45,7%). Di sisi lain, sektor pembangkitan listrik menyebabkan emisi GRK sebanyak 35%, lalu sektor transportasi dan industri masing-masing menyumbang sebesar 27%. 

    Apa itu emisi karbon?

    Emisi karbon adalah sebuah peristiwa ketika ada perpindahan gas berbahan dasar karbon, misalnya karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (N2O), dan gas metana (CH4), ke lapisan atmosfer bumi. Hal ini kemudian memicu naiknya suhu permukaan bumi yang juga berkaitan erat dengan fenomena perubahan iklim. Peristiwa perpindahan karbon ini akhirnya diperparah dengan adanya emisi gas rumah kaca yang berasal dari karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitroksida (N2O), serta gas fluorinasi.

    Dampak tingginya emisi karbon

    Melihat banyaknya perpindahan gas yang ditimbulkan dari peristiwa emisi karbon, tentunya dampak yang dibawa bagi lingkungan pun tak main-main. Berikut tiga di antaranya:

    1. Di bidang kesehatan

    Bukan saja memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan, tingginya tingkat emisi karbon ternyata juga berdampak kurang baik bagi industri kesehatan. Pasalnya, perubahan iklim yang terjadi akibat naiknya suhu permukaan bumi dapat memicu timbulnya berbagai penyakit baru dengan penularan yang lebih cepat melalui medium air, hewan pengerat, serta makanan. Di samping itu, masalah serius pada pernapasan, kardiovaskular, dan kanker mungkin juga makin diperparah akibat kualitas udara yang makin memburuk.

    2. Di bidang lingkungan

    Tingginya emisi karbon yang memicu naiknya suhu permukaan bumi juga membawa sederet bencana bagi lingkungan. Contohnya, potensi kebakaran hutan akan lebih tinggi dan satwa yang berdiam di dalamnya akan mengalami kesulitan, bahkan stres, akibat situasi yang tidak menentu ini.

    Suhu permukaan bumi yang meningkat juga dapat membuat lapisan es atau gletser di kutub berkurang. Akibatnya, permukaan air laut naik dan mengakibatkan tingginya potensi banjir di wilayah pesisir pantai. Pernyataan ini lantas didukung dengan penelitian yang dilakukan oleh tim Kompas di seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) Indonesia pada periode 2013-2022 lalu.

    Penelitian tersebut mengungkap fakta bahwa 893 DAS di Indonesia menunjukkan tren longsor dan banjir yang meningkat selama 10 tahun terakhir. Peningkatan risiko bencana ini tak lain dilatarbelakangi oleh fenomena alih fungsi lahan menjadi bangunan di sekitar daerah aliran sungai tersebut.

    3. Di bidang ekonomi

    Bidang ekonomi juga tak luput mendapatkan dampak buruk dari tingginya tingkat emisi karbon yang terjadi. Sebagai contoh, negara Amerika Serikat memiliki biaya penanganan bencana kumulatif sebesar 17,7 miliar USD per tahun dalam rentang waktu 1980 sampai 2019. Akan tetapi, jika dihitung dari 2017 sampai 2019, biaya tersebut mencapai 153,5 miliar USD per tahunnya.

    Cara mengurangi emisi karbon

    Melihat berbagai dampak buruk yang disebabkan oleh naiknya suhu permukaan bumi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi tingginya tingkat emisi karbon.

    1. Lebih hemat dalam menggunakan energi

    Cara mengurangi emisi karbon yang paling mudah dan bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah menghemat penggunaan energi. Mulailah dengan mematikan barang-barang elektronik yang sedang tidak digunakan, matikan keran air saat sedang mencuci tangan atau sikat gigi, dan belilah perangkat elektronik yang lebih hemat energi. Bahkan, mengurangi screen time juga dapat lebih menghemat penggunaan energi.

    2. Kurangi penggunaan bahan bakar fosil

    Cara kedua adalah dengan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Semisal jarak yang Anda tempuh kurang dari 2 km, Anda bisa memilih berjalan kaki atau menggunakan sepeda saja. Kemudian, untuk jarak tempuh yang cukup jauh, transportasi umum juga bisa menjadi pilihan yang sangat pas.

    3. Dukung kampanye peduli lingkungan

    Jika keluarga Anda sudah menerapkan cara-cara pengurangan emisi karbon, ajak orang sekitar dengan mendukung kampanye peduli lingkungan. Langkahnya bisa Anda mulai dengan bergabung ke komunitas terkait atau menggalakkannya di media sosial Anda sendiri. Dengan begitu, harapannya orang akan lebih aware lagi akan isu ini. Akhirnya, lebih banyak orang yang melakukan upaya serupa untuk mengurangi dampak kenaikan suhu permukaan bumi.

    4. Beralih ke sumber energi terbarukan

    Terakhir, Anda bisa mulai beralih ke sumber energi terbarukan untuk mengurangi dampak buruk dari tingginya emisi karbon. Salah satu energi ramah lingkungan yang cocok untuk dipakai di Indonesia adalah PLTS Atap. Dengan memanfaatkan energi sinar matahari, PLTS Atap bisa membantu Anda mengurangi penggunaan energi listrik yang bersumber dari karbon.

    Mengurangi emisi karbon tentunya menjadi hal penting yang harus mulai dilakukan secara bertahap dari sekarang. Pasalnya, perubahan iklim yang diakibatkan oleh tingginya emisi karbon bisa makin parah pada tahun 2100 jika hal ini diabaikan. Bahkan, 115 pulau kecil di Indonesia terancam tenggelam berdasarkan riset yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan menggunakan PLTS Atap. Untuk informasi lebih lanjut tentang penyedia jasa pemasangan PLTS Atap, Anda bisa cek direktori SolarHub di website solarhub.id. Ayo, lakukan perubahan untuk atasi perubahan iklim di dunia!

  • Cara Mudah Rawat Panel Tenaga Surya agar Awet

    Cara Mudah Rawat Panel Tenaga Surya agar Awet

    Memasang panel surya di atap rumah Anda bukanlah tahap akhir. Setelah memasang PLTS Atap, Anda masih harus melakukan perawatan sederhana agar panel surya tetap awet. Perawatan ini juga bertujuan agar panel surya tetap efisien dalam menyerap cahaya matahari dan menghasilkan tenaga listrik untuk rumah. Memangnya, bagaimana cara merawat panel tenaga surya secara tepat?

    6 Tips merawat panel tenaga surya agar awet

    Agar panel surya yang terpasang di atap Anda selalu awet dalam menghadapi berbagai macam cuaca, ada enam tips yang harus Anda lakukan. Berikut penjelasan selengkapnya!

    1. Bersihkan dari debu dua minggu sekali

    Karena posisinya yang berada di atap rumah, risiko panel surya cepat kotor itu cukup tinggi. Mulai dari debu, kotoran, sampai sampah, semuanya bisa Anda temukan jika perawatan tidak dilakukan secara rutin. Kotoran-kotoran tersebut dapat memengaruhi efektivitas panel tenaga surya saat menyerap dan menghasilkan energi. Maka dari itu, membersihkannya sebanyak dua minggu sekali bisa jadi pilihan ideal bagi Anda.

    2. Gunakan air bersih

    Tips membersihkan panel surya yang berikutnya adalah dengan menggunakan air bersih. Hal ini bertujuan agar kotoran yang menempel di permukaan panel surya tidak makin bertambah banyak, apalagi jika panel surya terkena hujan dan Anda membiarkan permukaannnya mengering dengan sendirinya.

    Hal semacam itu tentu akan membuat panel surya mempunyai kondisi yang tidak lebih baik dari sebelumnya. Sebab, meski sering terkena guyuran air hujan, panel surya tetap tidak bisa bersih dengan sendirinya. Maka dari itu, Anda mesti rutin membersihkannya sekaligus mengelapnya.

    3. Jangan menggunakan sikat yang kasar

    Tidak cukup diguyur dengan air bersih saja, perawatan panel surya juga harus dilakukan dengan bantuan sikat atau kain. Anda bisa menggunakan kanebo maupun kain pel yang teksturnya cukup halus sehingga tidak akan menggores permukaan panel surya. Pasalnya, goresan di permukaan panel surya dapat menyebabkan turunnya efektivitas penyerapan sumber energi terbarukan sehingga daya listrik yang diproduksi menjadi kurang maksimal.

    4. Jangan biarkan air mengendap

    Tips membersihkan panel surya yang keempat adalah jangan biarkan air mengendap. Seperti yang dijelaskan tadi, air yang mengenai permukaan panel surya harus segera dikeringkan dengan cara dilap menggunakan kain. Itu artinya, panel surya juga tidak disarankan terkena air sabun sampai mengering dengan sendirinya. Hal ini justru dapat meninggalkan noda pada permukaan panel tenaga surya.

    5. Cari waktu yang tepat

    Karena penempatannya ada di luar ruangan dan biasanya menyatu dengan atap rumah, sebaiknya jangan membersihkan panel surya pada siang hari. Selain cuaca panas yang kurang baik bagi kesehatan Anda, terik matahari juga dapat membuat permukaan panel surya jadi cepat kering apabila terkena air. Nantinya, hal ini malah dapat menimbulkan banyak bercak karena air belum sempat diseka menggunakan lap.

    Waktu perawatan panel tenaga surya yang tepat adalah pada saat pagi atau sore hari. Jika Anda ingin membersihkan pada pagi hari, sebaiknya maksimal pada pukul 10.00 atau 11.00, mengingat suhu sudah mulai tinggi pada jam tersebut. Lalu, untuk pembersihan pada sore hari, Anda bisa mulai pada pukul 16.00 sampai 18.00 setelah suhu relatif turun dan sebelum keadaan benar-benar gelap.

    6. Perhatikan keamanan Anda

    Selain lima hal di atas, keamanan saat membersihkan panel surya juga tidak kalah penting untuk Anda perhatikan. Caranya, gunakan alat bantu yang memadai untuk membersihkan permukaannya. Anda juga mesti mematikan sistem sebelum melakukan pembersihan. Supaya keamanan dan kebersihan lebih terjamin, Anda bisa memanfaatkan jasa profesional yang tidak hanya bersedia melakukan penginstalan, melainkan juga perawatan panel surya.

    Kini, Anda sudah tahu pentingnya merawat panel tenaga surya, bukan? Selain berpengaruh terhadap efektivitasnya dalam menyerap cahaya matahari dan menghasilkan energi listrik, pembersihan panel surya yang dilakukan secara rutin juga dapat memperpanjang usia pakainya. Jika Anda masih punya pertanyaan seputar PLTS Atap, baik pengaplikasian maupun perawatannya, simak saja jawaban dari FAQ di platform SolarHub!

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/mengejar-dan-menjaga-momentum-kenaikan-energi-surya

    https://kumparan.com/solar-kita/tips-perawatan-sistem-panel-surya-yang-perlu-diketahui-1rvUZV4nHWW/4

    http://m.icasolar.com/support/blog/bersih-panel

    https://www.sanspower.com/panel-surya-juga-perlu-perawatan-berkala.html

    https://www.sunterra.id/sulitkah-perawatan-panel-surya/

  • 6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pasang Panel Surya untuk Rumah

    6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pasang Panel Surya untuk Rumah

    Banyak orang yang mulai memilih memasang panel surya untuk rumah agar tagihan listrik lebih hemat. Di samping itu, pemasangan ini juga akan membawa dampak baik bagi lingkungan karena emisi karbon akan berkurang sehingga panas bumi pun tak makin bertambah. Jika Anda juga berpikir demikian, perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum memasang panel surya!

    6 Hal yang harus diperhatikan sebelum memasang panel surya

    Sebelum memasang panel surya yang memanfaatkan salah satu energi terbarukan, ada beberapa hal yang mesti Anda cermati. Mari simak agar tidak salah langkah!

    1. Daya listrik rumah

    Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah kapasitas listrik di rumah. Semisal daya listrik di rumah Anda adalah 3500 Watt, maka daya panel surya yang boleh dipasang di rumah Anda maksimal adalah 100% dari daya listrik terpasang tersebut. Peraturan ini telah ditetapkan dalam Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2021.

    Dengan adanya peraturan tersebut, artinya pemanfaatan surya atap hanya bisa dimanfaatkan untuk penggunaan sehari-hari dan tidak diperjualbelikan secara bebas. Sebab, ada isu yang sempat mencuat di masyarakat bahwa pemasangan panel surya dikhawatirkan bisa menjadi ladang bisnis untuk menggantikan kehadiran PLN.

    2. Jenis panel surya

    Sebelum memasang panel surya untuk rumah, Anda juga mesti memperhatikan jenis panel surya yang akan dipilih. Misalnya, ada bahan Monocrystalline yang banyak diaplikasikan pada bangunan residensial karena harganya yang terjangkau dengan efisiensi cukup baik. Selain itu, ada juga Polycrystalline dan Thin film yang memiliki keunggulan masing-masing.

    3. Kekuatan struktur atap

    Berikutnya, Anda juga perlu melihat kembali kekuatan struktur atap sebelum memasang panel surya untuk rumah. Jika rangka atap rumah Anda masih menggunakan bahan kayu, sebaiknya mulailah beralih ke baja ringan. Tujuannya tidak lain agar rangka atap lebih kokoh saat harus menopang berat panel surya.

    4. Lokasi panel surya

    Memasang panel surya untuk rumah memang tidak memerlukan lahan baru atau khusus saat pengaplikasiannya. Akan tetapi, Anda tetap harus memperhatikan lokasi pemasangan panel surya. Jangan sampai posisinya malah tertutup bayangan dari gedung maupun pepohonan sekitar karena akan mengurangi efektivitasnya dalam menyerap sinar matahari sebagai sumber energi.

    Penyedia jasa pemasangan panel surya yang baik biasanya akan melakukan survei terlebih dahulu ke lokasi untuk menghindari kesalahan pemasangan akibat tertutup bayangan. Survei ini juga bertujuan mengukur luasan atap yang diperlukan untuk memasang panel surya untuk rumah. Sebagai patokan, Anda perlu menyediakan sekitar 2,5 m2 untuk kapasitas panel surya 1.000 Watt.

    5. Orientasi panel surya

    Arah orientasi panel surya untuk rumah juga mesti diperhatikan. Supaya punya daya serap yang maksimal akan cahaya matahari, Anda bisa memasangnya ke arah garis khatulistiwa. Itu artinya, jika Anda berada di wilayah Jawa, Madura, Bali, NTT, NTB, serta sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, arah pemasangan sebaiknya condong 15 derajat ke Utara.

    Sementara itu, bagi Anda yang tinggal di sebagian daerah Sumatera, Kalimantan, dan Maluku, pengaplikasian panel surya ini sebisa mungkin diarahkan condong 15 derajat ke Selatan. Jika tidak bisa mengikuti ketentuan tersebut, sebenarnya panel surya tetap masih bisa berfungsi, tapi dengan tingkat efektivitas yang berbeda.

    6. Penyedia jasa

    Terakhir, perhatikan penyedia jasa pemasangan panel surya yang akan Anda pilih. Usahakan Anda mencari yang profesional serta sudah berpengalaman dalam hal ini. Akan lebih baik lagi jika Anda berhasil menemukan penyedia jasa pemasangan panel surya untuk rumah yang memberikan garansi produk serta pengaplikasiannya. Tenang saja karena kini sudah tersedia banyak pilihan penyedia jasa pemasangan panel surya di Indonesia.

    Nah, itulah tujuh hal yang mesti diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk memasang panel surya untuk rumah. Jika sudah membulatkan tekad dan melakukan tujuh tips di atas, Anda bisa cari jasa pemasangan panel surya terdekat lewat website SolarHub. SolarHub adalah platform penghubung antara penyedia dan calon pengguna panel surya, sehingga Anda bisa menemukan yang tepat dan tentunya terdekat dengan lokasi Anda saat ini.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/apa-itu-energi-surya-dan-bagaimana-pengembangannya-di-indonesia

    https://www.sunterra.id/7-hal-berikut-sebelum-pasang-panel-surya/

    https://elektrina.co.id/hal-yang-perlu-dipersiapkan-untuk-memasang-solar-power/

    https://xurya.com/news/5-hal-yang-perlu-dipertimbangkan-saat-pemasangan-panel-surya-22

    https://www.kompas.com/properti/read/2022/06/07/202525221/sebelum-pasang-plts-atap-di-rumah-lakukan-3-langkah-penting-ini?page=all