Social Media

Monday, May 27, 2024

Ganjar Pranowo Berharap UMKM Jawa Tengah Lebih Produktif dengan Bantuan Energi Terbarukan

Untuk membantu UMKM seni ukir di Desa Senenan, Kabupaten Jepara bangkit kembali setelah pandemi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan berupa penyaluran PLTS Atap. Dengan bantuan tersebut, UMKM seni ukir di Desa Senenan berhasil mengurangi tagihan listrik per bulan hingga separuh dari tagihan biasanya. Tentu saja, ini akan sangat membantu usaha-usaha tersebut untuk kembali produktif menghadapi masa pascapandemi. 

Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah pun menyampaikan pendapatnya mengenai bantuan Pemprov Jateng tersebut kepada para perajin UMKM.

Ganjar Ingin Agar Produktivitas UMKM Meningkat

Dalam kunjungannya ke Sentra Ukir Desa Senenan, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa salah satu tujuan diberikannya bantuan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Ini karena sumber listrik yang berasal dari energi terbarukan berupa PLTS dianggap lebih efisien sehingga biayanya lebih terjangkau. Inilah yang dibutuhkan oleh para perajin UMKM agar dapat kembali memulai usahanya setelah kemarin sempat kesulitan saat pandemi Covid-19 melanda.

Selain itu, pemberian PLTS Atap kepada perajin Desa Senenan juga merupakan salah satu upaya untuk mendorong penggunaan energi terbarukan. Mengingat, saat ini seluruh negara di dunia sedang gencar-gencarnya menggalakkan energi alternatif yang minim emisi karbon alias zero carbon emission.

Ganjar Juga Berharap Bantuan Bisa Diberikan secara Bertahap

Ganjar Pranowo melanjutkan, pemberian bantuan kepada sentra UMKM Desa Senenan dari Pemprov Jateng tidak berhenti di sini saja. Secara bertahap, pemerintah akan terus membantu UMKM mengenai pemanfaatan sumber energi terbarukan berupa PLTS Atap tersebut. 

Di antaranya, pemerintah akan mengajarkan bagaimana cara merawat komponen panel surya agar bisa bertahan lama. Selain itu, Ganjar Pranowo juga mengungkapkan bahwa bukan tidak mungkin penerapan PLTS Atap ini akan diperbanyak, dan tidak terbatas pada industri seni ukir saja.

Industri Apa Saja yang Bisa Memanfaatkan Energi Terbarukan?

Menurut Ganjar Pranowo, ada banyak industri rumahan lainnya yang bisa untung dengan memanfaatkan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Misalnya saja untuk industri otomotif seperti bengkel. Sebagian besar alat di bengkel pastinya membutuhkan arus listrik agar dapat digunakan. Ini menyebabkan tagihan listrik yang harus dibayarkan oleh bengkel tersebut akan terus membengkak.

Dengan menggunakan PLTS Atap, bengkel tersebut bisa mengurangi tagihan listrik dalam jumlah besar. Artinya, selisih pembayaran tagihan listrik tersebut bisa diinvestasikan untuk pembelian alat baru atau kebutuhan bengkel lainnya. 

Selain itu, penggunaan sumber energi terbarukan juga bisa membantu sektor lainnya seperti sektor pendidikan. Misalnya saja, sebuah sekolah yang menggunakan PLTS Atap untuk menghidupkan peralatan elektronik di dalamnya bisa lebih hemat dalam membayar tagihan listrik. Dengan begitu, selisih pembayaran bisa digunakan untuk membeli alat pengajaran terbaru.

Contoh Implementasi Energi Terbarukan di Jateng 

Di Jawa Tengah sendiri, implementasi energi terbarukan sebenarnya sudah digalakkan di beberapa titik. Selain di Desa Senenan Jepara, beberapa PLTS juga telah terpasang untuk membantu warga lokal mendapatkan listrik secara cuma-cuma. Sebut saja PLTS Pompa di Desa Kaliurip, Kabupaten Banyumas. PLTS tersebut mampu mengairi sawah para penduduk sehingga setahun bisa panen hingga tiga kali.

Tidak hanya dalam bentuk PLTS, implementasi energi terbarukan di Jateng juga dilaksanakan dalam bentuk lainnya. Salah satunya ada PLTMH di Dusun Kali Pondoh, Cilongok. PLTMH sendiri adalah Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro. Artinya, listrik berasal dari turbin yang digerakkan oleh arus air deras dari pipa utama. PLTMH ini dibangun untuk mengalirkan listrik ke rumah-rumah di Dusun Kali Pondoh, serta membantu usaha mereka untuk membuka kios maupun warung kopi mengingat dusun ini terletak dekat dengan daerah wisata Telaga Pucung.

 

Tidak hanya di Jawa Tengah, penerapan energi terbarukan ini seharusnya digalakkan ke seluruh Indonesia. Selain untuk meningkatkan produktivitas UMKM pasca-pandemi dan mengalirkan listrik ke daerah terpelosok, pembangkit listrik dengan energi terbarukan juga sesuai dengan misi global untuk mengatasi krisis iklim. 

Anda sendiri juga bisa membantu mengurangi dampak krisis iklim tersebut dengan menerapkan penggunaan energi terbarukan untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya saja dengan memasang PLTS Atap untuk rumah tangga. Kalau tertarik, Anda bisa menghitung terlebih dahulu kebutuhan kapasitas panel surya dengan menggunakan kalkulator surya. Setelah itu, carilah jasa pemasangan PLTS Atap terdekat dengan Anda melalui direktori SolarHub.

 

Referensi:
https://kalkulator.solarhub.id/
https://solarhub.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *