Category: Teknologi

Aspek teknologi PLTS Atap yang mencakup pengetahuan teknis, tutorial, tren, inovasi, dan lain sebagainya.

  • 6 Wujud Energi Terbarukan yang Mengubah Kehidupan Warga Jawa Tengah

    6 Wujud Energi Terbarukan yang Mengubah Kehidupan Warga Jawa Tengah

    Saat mendengar kata “energi terbarukan”, apa yang terlintas di pikiran Anda? Mungkin salah satu yang muncul adalah energi dari sinar matahari. Jenis energi yang mudah diperoleh dari alam ini memang lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan jejak karbon. Akan tetapi, sebenarnya wujud energi ramah lingkungan sangat beragam. Ini dia beberapa jenis energi terbarukan yang telah digunakan di berbagai wilayah Jawa Tengah!

    1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya

    Salah satu jenis energi terbarukan yang sumbernya sangat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan jejak karbon sedikit pun adalah matahari. Manfaatnya kini bahkan telah dirasakan oleh penduduk Desa Kaliurip, Banjarnegara yang kegiatan sehari-harinya ada di persawahan. Mereka menggunakan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) untuk mengairi sawah agar tidak terdampak kemarau panjang.

    Pengaplikasian PLTS di Desa Kaliurip dilakukan dengan cara memasangnya di lahan warga. Perangkat PLTS atap dan pompa air yang berguna untuk aktivitas pertanian difasilitasi langsung oleh Dinas Pertanian setempat, lalu warga di daerah tersebut menyumbangkan lahannya untuk pemasangan PLTS.

    2. Biogas

    Selain matahari, sumber energi berikutnya yang bisa dimanfaatkan untuk menyokong aktivitas rumah tangga adalah biogas. Menurut Kompas.com, biogas bisa menjadi salah satu sumber energi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil. Sumber energi satu ini diperoleh dari penguraian bahan organik yang berada di lingkungan kedap oksigen.

    Hal ini persis seperti Desa Samirono di Semarang yang telah memanfaatkan biogas dari kotoran sapi untuk aktivitas rumah tangganya. Setiap penduduk di desa ini bahkan sudah bisa mandiri dengan menghasilkan biogas dari hewan ternaknya sendiri. Berbekal enam kubik kotoran sapi, mereka bisa menyalakan kompor selama kurang lebih enam jam per harinya.

    3. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

    Berikutnya, ada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang telah dilakukan di pelosok Banyumas. PLTMH sendiri merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran air, baik bersumber dari waduk, air terjun, dan lainnya. Meski sama-sama menggunakan sumber daya air, tapi PLTMH cenderung menghasilkan daya yang lebih kecil daripada PLTA.

    Namun, PLTMH menjadi salah satu pembangkit listrik yang potensinya bisa dioptimalkan di Indonesia. Sebab, ada banyak sekali aliran air yang bisa dimanfaatkan. Satu PLTMH sendiri mampu menghasilkan energi sebesar 500 kW yang cukup untuk memasok energi bagi aktivitas rumah tangga.

    4. Refuse-derived Fuel

    Sumber energi alternatif selanjutnya adalah refuse-derived fuel yang dihasilkan dengan cara mengolah sampah untuk menghasilkan bahan bakar. Energi terbarukan ini bisa menggantikan bahan bakar fosil yang punya dampak lebih berbahaya bagi lingkungan dengan adanya jejak karbon.

    Implementasi refused-derived fuel juga sudah dilaksanakan di Cilacap, tepatnya di TPA Jeruklegi, yang hasilnya dapat dirasakan langsung oleh PT Solusi Bangun Indonesia. Dengan pemanfaatan energi dari olahan sampah padat ini, mereka bisa menggantikan batubara sebagai bahan bakar pembuatan semen.

    5. Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida

    Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida juga menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang telah dirasakan langsung oleh penduduk Cilacap, Jawa Tengah. Setelah memiliki HEOP (Hybrid Energy One Pole), Pertamina kembali memberikan bantuan berupa PLTH (Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida) yang hasil dayanya lebih besar.

    PLTH bekerja dengan menggabungkan sumber energi matahari dan angin untuk menyuplai listrik ke rumah-rumah dan bangunan pemerintah setempat. Besaran daya yang diproduksinya adalah mencapai 6.000 Watt peak (Wp) per 2018 dan terus meningkat hingga 16.200 Wp. Kini, sebanyak 78 rumah penduduk, sekolah, masjid, dan tambak telah memiliki penerangan yang baik.

    6. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

    Energi terbarukan seperti panas bumi juga bisa dimanfaatkan sebagai alternatif dari bahan bakar fosil yang lebih tidak ramah lingkungan. Meski begitu, bukan berarti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) tidak menghasilkan emisi sama sekali. Akan tetapi, emisi karbon dioksida yang dihasilkan lebih rendah dibandingkan dengan batubara, diesel, dan minyak bumi. Masa operasionalnya juga lebih lama dan bisa mencapai 30 tahun penggunaan. Inilah yang membuat Dieng mulai memanfaatkan PLTP untuk keperluan sehari-hari.

    Manfaat energi terbarukan rasanya sudah bisa jelas Anda rasakan. Dengan emisi karbon yang lebih rendah, sumber energi ini bisa jadi langkah konkret untuk memelihara kelestarian bumi. Salah satu langkah kecil yang dapat Anda lakukan dari sekarang adalah dengan pemasangan PLTS atap di rumah.

    Supaya lebih memahami prinsip dasar PLTS atap, Anda bisa menyimak pertanyaan yang paling sering ditanyakan tentang inovasi tersebut di sini. Lalu, Anda bisa langsung menghitung kapasitas dan jumlah panel yang diperlukan untuk mencukupi kebutuhan listrik di rumah dengan kalkulator surya SolarHub.

     

    Referensi:

    https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/23/195605669/apa-itu-biogas

    https://rimbakita.com/mikrohidro/

    https://www.carboncollective.co/sustainable-investing/refuse-derived-fuel-rdf

    https://www.budayajawa.id/beberapa-manfaat-penggunaan-pltp-di-indonesia/

    https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/122611-T%2025909-Analisis%20dampak-Literatur.pdf

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://kalkulator.solarhub.id

  • Cara Mudah Rawat Panel Tenaga Surya agar Awet

    Cara Mudah Rawat Panel Tenaga Surya agar Awet

    Memasang panel surya di atap rumah Anda bukanlah tahap akhir. Setelah memasang PLTS Atap, Anda masih harus melakukan perawatan sederhana agar panel surya tetap awet. Perawatan ini juga bertujuan agar panel surya tetap efisien dalam menyerap cahaya matahari dan menghasilkan tenaga listrik untuk rumah. Memangnya, bagaimana cara merawat panel tenaga surya secara tepat?

    6 Tips merawat panel tenaga surya agar awet

    Agar panel surya yang terpasang di atap Anda selalu awet dalam menghadapi berbagai macam cuaca, ada enam tips yang harus Anda lakukan. Berikut penjelasan selengkapnya!

    1. Bersihkan dari debu dua minggu sekali

    Karena posisinya yang berada di atap rumah, risiko panel surya cepat kotor itu cukup tinggi. Mulai dari debu, kotoran, sampai sampah, semuanya bisa Anda temukan jika perawatan tidak dilakukan secara rutin. Kotoran-kotoran tersebut dapat memengaruhi efektivitas panel tenaga surya saat menyerap dan menghasilkan energi. Maka dari itu, membersihkannya sebanyak dua minggu sekali bisa jadi pilihan ideal bagi Anda.

    2. Gunakan air bersih

    Tips membersihkan panel surya yang berikutnya adalah dengan menggunakan air bersih. Hal ini bertujuan agar kotoran yang menempel di permukaan panel surya tidak makin bertambah banyak, apalagi jika panel surya terkena hujan dan Anda membiarkan permukaannnya mengering dengan sendirinya.

    Hal semacam itu tentu akan membuat panel surya mempunyai kondisi yang tidak lebih baik dari sebelumnya. Sebab, meski sering terkena guyuran air hujan, panel surya tetap tidak bisa bersih dengan sendirinya. Maka dari itu, Anda mesti rutin membersihkannya sekaligus mengelapnya.

    3. Jangan menggunakan sikat yang kasar

    Tidak cukup diguyur dengan air bersih saja, perawatan panel surya juga harus dilakukan dengan bantuan sikat atau kain. Anda bisa menggunakan kanebo maupun kain pel yang teksturnya cukup halus sehingga tidak akan menggores permukaan panel surya. Pasalnya, goresan di permukaan panel surya dapat menyebabkan turunnya efektivitas penyerapan sumber energi terbarukan sehingga daya listrik yang diproduksi menjadi kurang maksimal.

    4. Jangan biarkan air mengendap

    Tips membersihkan panel surya yang keempat adalah jangan biarkan air mengendap. Seperti yang dijelaskan tadi, air yang mengenai permukaan panel surya harus segera dikeringkan dengan cara dilap menggunakan kain. Itu artinya, panel surya juga tidak disarankan terkena air sabun sampai mengering dengan sendirinya. Hal ini justru dapat meninggalkan noda pada permukaan panel tenaga surya.

    5. Cari waktu yang tepat

    Karena penempatannya ada di luar ruangan dan biasanya menyatu dengan atap rumah, sebaiknya jangan membersihkan panel surya pada siang hari. Selain cuaca panas yang kurang baik bagi kesehatan Anda, terik matahari juga dapat membuat permukaan panel surya jadi cepat kering apabila terkena air. Nantinya, hal ini malah dapat menimbulkan banyak bercak karena air belum sempat diseka menggunakan lap.

    Waktu perawatan panel tenaga surya yang tepat adalah pada saat pagi atau sore hari. Jika Anda ingin membersihkan pada pagi hari, sebaiknya maksimal pada pukul 10.00 atau 11.00, mengingat suhu sudah mulai tinggi pada jam tersebut. Lalu, untuk pembersihan pada sore hari, Anda bisa mulai pada pukul 16.00 sampai 18.00 setelah suhu relatif turun dan sebelum keadaan benar-benar gelap.

    6. Perhatikan keamanan Anda

    Selain lima hal di atas, keamanan saat membersihkan panel surya juga tidak kalah penting untuk Anda perhatikan. Caranya, gunakan alat bantu yang memadai untuk membersihkan permukaannya. Anda juga mesti mematikan sistem sebelum melakukan pembersihan. Supaya keamanan dan kebersihan lebih terjamin, Anda bisa memanfaatkan jasa profesional yang tidak hanya bersedia melakukan penginstalan, melainkan juga perawatan panel surya.

    Kini, Anda sudah tahu pentingnya merawat panel tenaga surya, bukan? Selain berpengaruh terhadap efektivitasnya dalam menyerap cahaya matahari dan menghasilkan energi listrik, pembersihan panel surya yang dilakukan secara rutin juga dapat memperpanjang usia pakainya. Jika Anda masih punya pertanyaan seputar PLTS Atap, baik pengaplikasian maupun perawatannya, simak saja jawaban dari FAQ di platform SolarHub!

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/mengejar-dan-menjaga-momentum-kenaikan-energi-surya

    https://kumparan.com/solar-kita/tips-perawatan-sistem-panel-surya-yang-perlu-diketahui-1rvUZV4nHWW/4

    http://m.icasolar.com/support/blog/bersih-panel

    https://www.sanspower.com/panel-surya-juga-perlu-perawatan-berkala.html

    https://www.sunterra.id/sulitkah-perawatan-panel-surya/

  • 6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pasang Panel Surya untuk Rumah

    6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pasang Panel Surya untuk Rumah

    Banyak orang yang mulai memilih memasang panel surya untuk rumah agar tagihan listrik lebih hemat. Di samping itu, pemasangan ini juga akan membawa dampak baik bagi lingkungan karena emisi karbon akan berkurang sehingga panas bumi pun tak makin bertambah. Jika Anda juga berpikir demikian, perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum memasang panel surya!

    6 Hal yang harus diperhatikan sebelum memasang panel surya

    Sebelum memasang panel surya yang memanfaatkan salah satu energi terbarukan, ada beberapa hal yang mesti Anda cermati. Mari simak agar tidak salah langkah!

    1. Daya listrik rumah

    Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah kapasitas listrik di rumah. Semisal daya listrik di rumah Anda adalah 3500 Watt, maka daya panel surya yang boleh dipasang di rumah Anda maksimal adalah 100% dari daya listrik terpasang tersebut. Peraturan ini telah ditetapkan dalam Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2021.

    Dengan adanya peraturan tersebut, artinya pemanfaatan surya atap hanya bisa dimanfaatkan untuk penggunaan sehari-hari dan tidak diperjualbelikan secara bebas. Sebab, ada isu yang sempat mencuat di masyarakat bahwa pemasangan panel surya dikhawatirkan bisa menjadi ladang bisnis untuk menggantikan kehadiran PLN.

    2. Jenis panel surya

    Sebelum memasang panel surya untuk rumah, Anda juga mesti memperhatikan jenis panel surya yang akan dipilih. Misalnya, ada bahan Monocrystalline yang banyak diaplikasikan pada bangunan residensial karena harganya yang terjangkau dengan efisiensi cukup baik. Selain itu, ada juga Polycrystalline dan Thin film yang memiliki keunggulan masing-masing.

    3. Kekuatan struktur atap

    Berikutnya, Anda juga perlu melihat kembali kekuatan struktur atap sebelum memasang panel surya untuk rumah. Jika rangka atap rumah Anda masih menggunakan bahan kayu, sebaiknya mulailah beralih ke baja ringan. Tujuannya tidak lain agar rangka atap lebih kokoh saat harus menopang berat panel surya.

    4. Lokasi panel surya

    Memasang panel surya untuk rumah memang tidak memerlukan lahan baru atau khusus saat pengaplikasiannya. Akan tetapi, Anda tetap harus memperhatikan lokasi pemasangan panel surya. Jangan sampai posisinya malah tertutup bayangan dari gedung maupun pepohonan sekitar karena akan mengurangi efektivitasnya dalam menyerap sinar matahari sebagai sumber energi.

    Penyedia jasa pemasangan panel surya yang baik biasanya akan melakukan survei terlebih dahulu ke lokasi untuk menghindari kesalahan pemasangan akibat tertutup bayangan. Survei ini juga bertujuan mengukur luasan atap yang diperlukan untuk memasang panel surya untuk rumah. Sebagai patokan, Anda perlu menyediakan sekitar 2,5 m2 untuk kapasitas panel surya 1.000 Watt.

    5. Orientasi panel surya

    Arah orientasi panel surya untuk rumah juga mesti diperhatikan. Supaya punya daya serap yang maksimal akan cahaya matahari, Anda bisa memasangnya ke arah garis khatulistiwa. Itu artinya, jika Anda berada di wilayah Jawa, Madura, Bali, NTT, NTB, serta sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, arah pemasangan sebaiknya condong 15 derajat ke Utara.

    Sementara itu, bagi Anda yang tinggal di sebagian daerah Sumatera, Kalimantan, dan Maluku, pengaplikasian panel surya ini sebisa mungkin diarahkan condong 15 derajat ke Selatan. Jika tidak bisa mengikuti ketentuan tersebut, sebenarnya panel surya tetap masih bisa berfungsi, tapi dengan tingkat efektivitas yang berbeda.

    6. Penyedia jasa

    Terakhir, perhatikan penyedia jasa pemasangan panel surya yang akan Anda pilih. Usahakan Anda mencari yang profesional serta sudah berpengalaman dalam hal ini. Akan lebih baik lagi jika Anda berhasil menemukan penyedia jasa pemasangan panel surya untuk rumah yang memberikan garansi produk serta pengaplikasiannya. Tenang saja karena kini sudah tersedia banyak pilihan penyedia jasa pemasangan panel surya di Indonesia.

    Nah, itulah tujuh hal yang mesti diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk memasang panel surya untuk rumah. Jika sudah membulatkan tekad dan melakukan tujuh tips di atas, Anda bisa cari jasa pemasangan panel surya terdekat lewat website SolarHub. SolarHub adalah platform penghubung antara penyedia dan calon pengguna panel surya, sehingga Anda bisa menemukan yang tepat dan tentunya terdekat dengan lokasi Anda saat ini.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/apa-itu-energi-surya-dan-bagaimana-pengembangannya-di-indonesia

    https://www.sunterra.id/7-hal-berikut-sebelum-pasang-panel-surya/

    https://elektrina.co.id/hal-yang-perlu-dipersiapkan-untuk-memasang-solar-power/

    https://xurya.com/news/5-hal-yang-perlu-dipertimbangkan-saat-pemasangan-panel-surya-22

    https://www.kompas.com/properti/read/2022/06/07/202525221/sebelum-pasang-plts-atap-di-rumah-lakukan-3-langkah-penting-ini?page=all

  • Kenalan dengan Prinsip Kerja Panel Surya, Ternyata Simpel!

    Pernah melihat benda semacam papan berwarna biru dengan garis kotak-kotak putih di atap bangunan? Atau mungkin Anda justru melihatnya di atas lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) saat sedang berhenti di lampu merah? Papan tersebut adalah panel surya, yang dapat menyerap sinar matahari melalui sel surya dan mengonversinya menjadi energi listrik. Memangnya, bagaimana prinsip kerja panel surya hingga mampu melakukan hal tersebut?

    Panel surya terdiri dari kumpulan sel surya

    Pada dasarnya, komponen utama dari panel surya adalah kumpulan sel surya yang disatukan. Nah, banyaknya sel surya yang disusun pada atap gedung untuk membentuk panel surya akan berbanding lurus dengan energi yang dihasilkan. Dengan kata lain, secara umum semakin banyak panel yang terdapat di atap, semakin besar pula total energi yang dapat digunakan oleh penghuni gedung.

    Lalu, material apakah yang digunakan untuk membuat sel surya? Umumnya, Anda akan menemukan lapisan silikon yang bersifat semikonduktor atau mampu menghantarkan arus listrik antara materi konduktor dan isolator. Bahan konduktor yang terdapat pada sel surya adalah strip logam, sedangkan isolatornya berupa lapisan kaca yang bertujuan melindungi panel surya dari kerusakan eksternal dan menyerap cahaya matahari.

    Fotovoltaik, prinsip kerja panel surya

    Bagaimanakah prinsip kerja panel surya mampu menghasilkan energi listrik untuk berbagai kebutuhan rumah tangga? Proses tersebut tidaklah mustahil berkat adanya teknologi fotovoltaik (photovoltaic) yang bisa mengubah partikel cahaya menjadi sumber energi. 

    Perlu diingat bahwa sinar matahari mengandung foton, partikel terkecil yang mampu menghantam atom pada permukaan sel surya untuk memisahkan elektronnya melalui proses pembentukan energi besar. Kemudian, elektron tersebut akan terpisah dan memiliki muatan negatif, sehingga bisa berpindah ke pita konduksi dari bahan semikonduktor. 

    Atom yang sudah kehilangan muatan negatif tersebut akan menjadi hole atau atom bermuatan positif. Elektron dan hole akan saling menjauhi kutub yang sesuai dengan elemen mereka, sehingga terciptalah pergerakan pada daerah persimpangan kutub positif dan negatif. Pergerakan inilah yang kemudian menghasilkan listrik tenaga surya untuk disimpan dalam baterai.

    Dapat beroperasi saat mendung dan hujan

    Apakah prinsip kerja panel surya hanya berlaku pada hari yang cerah? Jawabannya tentu saja tidak. Perlu diingat bahwa PLTS Atap tetap memproduksi energi listrik saat hujan meski produksinya akan menurun. Jadi, Anda masih bisa menggunakan listrik tenaga surya saat cuaca sedang tidak cerah. Bahkan jika Anda memiliki baterai khusus, energi listrik yang dihasilkan melalui teknologi fotovoltaik pun dapat tersimpan dalam baterai tersebut.

    Dengan energi listrik yang tersimpan di dalam baterai khusus, Anda tidak perlu takut kehabisan energi. Sel surya juga mampu menangkap cahaya tidak langsung atau sinar matahari yang terhalang awan, bahkan gelombang merah dan biru dari sinar UV untuk menambah pasokan energi. Akan tetapi, produksi listrik yang biasa dihasilkan pada keadaan tersebut biasanya hanya berkisar antara 10 sampai 25 persen dari kapasitas produksi optimumnya.

    Anda juga tidak perlu takut kehabisan daya baterai, sebab sel surya juga mampu menangkap cahaya tidak langsung atau sinar matahari yang terhalang awan. Bahkan, beberapa sel surya bisa menyerap lebih banyak jenis spektrum pada sinar UV, misalnya gelombang merah dan biru, untuk menambah pasokan energi pada saat mendung dan hujan. 

    Bisa lanjut “ekspor impor” listrik ke PLN

    Prinsip kerja panel surya akan membantu Anda menghemat tagihan listrik setiap bulannya karena PLN memberlakukan sistem “ekspor impor” kelebihan daya dari tenaga surya. Seperti apakah prosesnya? Pertama, Anda harus mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan oleh PLN untuk memasang PLTS Atap dengan net meter atau meteran EXIM. 

    Meteran EXIM berfungsi untuk mengukur surplus atau kelebihan daya listrik yang masuk ke jaringan milik PLN. Tidak hanya itu, alat pengukur ini juga dapat menghitung penggunaan listrik dari PLN ketika sel surya tidak menyerap sinar matahari, misalnya pada malam hari. 

    Terakhir, tagihan pemakaian listrik Anda akan dikurangi berdasarkan besaran energi listrik yang diekspor ke PLN dan kapasitas maksimum yang diizinkan oleh Peraturan Menteri ESDM Nomor 49 Tahun 2018, yaitu 65%. Pengurangan tagihan penggunaan listrik tersebut akan membantu Anda mengirit biaya pemakaian listrik sebesar 30% sampai 40% per bulannya.

    Prinsip kerja panel surya ternyata tidak serumit yang diperkirakan karena hanya melibatkan pergerakan antara atom positif dan elektron negatif. Sistem fotovoltaik itulah yang memungkinkan panel surya untuk mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. 

    Pemahaman tersebut sangatlah penting jika Anda berencana memasang panel surya untuk penggunaan rumah tangga, sehingga Anda dapat memaksimalkan penggunaannya untuk gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Dapatkan lebih banyak informasi dengan menyimak FAQ dan membaca publikasi IESR seputar PLTS Atap di website resmi SolarHub.

     

    Referensi:

    https://solarhub.id/publikasi

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/

    https://www.kompas.com/sains/read/2021/09/10/130200523/prinsip-kerja-sel-surya-alternatif-energi-yang-ramah-lingkungan

    https://www.sanspower.com/panel-surya-prinsip-kerja-dan-kegunaan-yang-bisa-didapatkan.html

    https://iesr.or.id/apa-itu-energi-surya-dan-bagaimana-pengembangannya-di-indonesia

    https://elektro.umy.ac.id/apa-dan-bagaimana-sistem-kerja-panel-surya/

    https://kumparan.com/solar-kita/mengapa-menggunakan-sistem-plts-atap-bisa-menghemat-pengeluaran

    http://m.icasolar.com/support/blog/eximmm