Category: Gaya Hidup

Aktivitas, profil tokoh, values, tren yang menunjukkan penggunaan PLTS Atap adalah lifestyle yang bijak dan keren.

  • Benarkah Tenaga Surya Bisa Gantikan Bahan Bakar Fosil Sepenuhnya?

    Benarkah Tenaga Surya Bisa Gantikan Bahan Bakar Fosil Sepenuhnya?

    Akhir-akhir ini, mulai banyak kampanye tentang penggunaan sumber energi terbarukan untuk mengganti bahan bakar fosil, misalnya saja dengan menggunakan tenaga surya. Sebab, berdasarkan data dari BloombergNEF dalam IESR, energi terbarukan dari cahaya matahari dan angin merupakan yang paling ekonomis bagi ⅔ populasi dunia. Memangnya, apa kelebihan tenaga surya dibanding bahan bakar fosil?

    Kelebihan tenaga surya dibandingkan bahan bakar fosil

    Dalam hal ini, konteks tenaga surya yang digunakan adalah untuk PLTS Atap. Ternyata, pemanfaatan tenaga surya ini punya beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

    1. Tersedia melimpah

    Bahan bakar fosil tentunya memiliki jumlah ketersediaan yang terbatas jika dibandingkan energi terbarukan. Matahari, angin, dan air adalah tiga contoh energi terbarukan yang keberadaannya melimpah dan bersifat renewable (dapat diperbaharui). Kemungkinan punah atau menipisnya sumber energi terbarukan juga masih jauh dari jangkauan manusia.

    2. Menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah

    Kelebihan tenaga surya yang berikutnya adalah emisinya jauh lebih rendah daripada bahan bakar fosil. Bahkan, dalam proses menghasilkan energi, tenaga surya tak menghasilkan emisi apa pun yang berakibat pada naiknya suhu permukaan bumi. Sehingga, risiko krisis iklim pun dapat diminimalisir.

    3. Lebih ramah di kantong

    Selain ketersediaan yang melimpah dan emisinya lebih rendah, tenaga surya juga lebih ramah kantong. Sebab, Anda tidak perlu membayar energi yang berasal dari cahaya matahari. Akan tetapi, Anda mungkin membutuhkan pemasangan PLTS Atap di awal yang sifatnya modular dan customizable. Sehingga, penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan listrik dan kemampuan investasi Anda terhadap energi terbarukan ini.

    4. Accessible

    Jika bahan bakar fosil mesti dihasilkan dan didistribusikan oleh perusahaan-perusahaan tertentu, tenaga surya yang menjadi sumber energi terbarukan bisa Anda nikmati secara langsung di rumah Anda. Pemasangan PLTS Atap yang memanfaatkan sinar matahari tidak membutuhkan lahan baru sehingga lebih mudah dipasang, diaplikasikan, dan diakses oleh pemiliknya.

    5. Legal

    Keuntungan lain dari pemanfaatan tenaga surya sebagai pengganti bahan bakar fosil adalah legalitasnya yang sudah diakui oleh PLN. Sehingga, Anda dapat memasang panel surya on-grid maupun off-grid sesuai kebutuhan. Hal ini turut didukung oleh fakta bahwa pemerintah Indonesia sendiri memiliki target penggunaan panel surya hingga 3,6 GW pada 2025 mendatang. 

    Rencana pemerintah Indonesia mengenai listrik tenaga surya

    Seperti yang disebutkan di atas, rencana pemerintah Indonesia akan pemanfaatan energi terbarukan berupa PLTS Atap tampaknya cukup serius dengan berbagai goals untuk beberapa tahun mendatang. Semisal untuk tahun 2025, pemerintah menargetkan angka 3,6 GW berdasarkan IESR dan 5,3 GW pada 2030 berdasarkan CNBC Indonesia.

    Bahkan, ada rencana jangka panjang yang telah disampaikan oleh PLN terkait PLTU Batu Bara. Dalam draf RUPTL yang baru, tertulis rencana nol emisi pada 2060 atau lebih cepat. Untuk mendukung hal tersebut, harapannya PLTU Batu Bara sudah bisa dipensiunkan pada 2056 agar dapat memberikan ruang lebih bagi energi terbarukan.

    Jadi, bisakah tenaga surya gantikan bahan bakar fosil?

    Melihat target pemerintah Indonesia yang cukup ambisius untuk tahun 2060 mendatang, artinya peralihan bahan bakar fosil ke tenaga surya ini mungkin dicapai meski dalam waktu yang cukup lama. Butuh kesadaran dan pengaplikasian secara makro agar target zero emission bisa tercapai. Untuk itu, Anda bisa turut ambil bagian dengan menggunakan PLTS Atap guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa menggantikan bahan bakar fosil dengan tenaga surya itu tidak mustahil untuk dilakukan. Selain itu, hal ini juga akan lebih bermanfaat karena tidak berdampak buruk bagi lingkungan berkat bahan bakunya yang berasal dari sumber ramah lingkungan.

    Nah, jika Anda juga tertarik beralih ke sumber energi terbarukan untuk menyelamatkan dunia dari dampak buruk perubahan iklim, lakukan pemasangan PLTS Atap segera! Anda bisa mencari penyedia jasa pemasangan PLTS terdekat lewat website resmi SolarHub! Let’s make the world a better place!

     

    Referensi:

     

    https://iesr.or.id/en/annual-report

    https://iesr.or.id/mengejar-dan-menjaga-momentum-kenaikan-energi-surya

    https://iesr.or.id/apakah-rencana-indonesia-dalam-melepas-pltu-batubara-cukup-ambisius

    https://iesr.or.id/dukungan-regulasi-kunci-akselerasi-energi-surya

    https://iesr.or.id/download/apa-kata-mereka-testimoni-pengguna-plts-atap-di-jawa-tengah

    https://www.solopos.com/kekurangan-listrik-energi-fosil-dibanding-listrik-dari-panel-surya-1411372

    https://synteksolar.co.id/5-fakta-energi-fosil-vs-terbarukan/

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20210218180119-4-224450/cuma-dari-plts-emisi-karbon-bisa-turun-8-juta-ton-di-2030

    https://ebtke.esdm.go.id/post/2021/09/02/2952/indonesia.kaya.energi.surya.pemanfaatan.listrik.tenaga.surya.oleh.masyarakat.tidak.boleh.ditunda

    https://solarkita.com/blog/bisakah-energi-surya-menggantikan-energi-fosil-sepenuhnya

     

  • Mana yang Lebih Cocok untuk Anda: PLTS On Grid atau Off Grid?

    Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah PLTS. Namun, tahukah Anda bahwa PLTS dibagi lagi menjadi tiga jenis, yakni PLTS on grid, off grid, dan hybrid? Lalu, bagaimana cara kerja ketiganya? Nah, supaya Anda tidak salah memilih tipe PLTS yang paling sesuai dengan kebutuhan saat ingin beralih ke energi terbarukan, mari kita pelajari konsep dasar ketiga jenis PLTS yang tersedia dan kelebihannya di bawah ini.

    PLTS on grid adalah…

    Sesuai dengan namanya, PLTS on grid merupakan panel surya yang memiliki sambungan ke grid atau jaringan listrik sentral, sehingga tidak memerlukan baterai cadangan. Dengan kata lain, agar panel fotovoltaik dapat beroperasi dan menghasilkan energi listrik, semua panel tersebut harus terhubung dengan jaringan PLN terlebih dahulu.

    Mengenal PLTS off grid

    Di sisi lain, PLTS off grid adalah pembangkit listrik tenaga surya yang tidak terkoneksi dengan jaringan listrik sentral atau PLN. Berbeda dari PLTS on grid, jenis PLTS ini memerlukan baterai khusus untuk menampung energi cadangan. Jadi, PLTS off grid akan menyerap lebih banyak sinar matahari pada siang hari supaya penghuni gedung dapat langsung menggunakan listrik, dan sisanya akan disimpan untuk penggunaan di malam hari.

    Mana yang paling tepat untuk Anda?

    PLTS on grid, off grid, dan hybrid memiliki berbagai kelebihan untuk kebutuhan yang berbeda-beda. Apabila Anda tinggal di perkotaan besar yang sudah memiliki akses listrik dari PLN dan ingin menghemat penggunaan setiap bulannya, Anda dapat mempertimbangkan PLTS on grid atau hybrid. 

    Mengapa PLTS jenis tersebut sangat disarankan? Anda dapat menggunakannya kapan pun saat mendapatkan cahaya matahari yang memadai. Lalu, pada malam hari atau ketika cuaca sedang berawan, Anda bisa beralih ke listrik PLN sebagai pasokan energi untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.

    Lalu, bagaimana jika Anda berdomisili di daerah yang belum memiliki pasokan listrik stabil dan mencukupi dari PLN? PLTS off grid akan memenuhi kebutuhan Anda. Pasalnya, PLTS off grid dapat menghasilkan listrik dari sinar matahari untuk disimpan dalam baterai berkapasitas besar. Dengan demikian, Anda tetap bisa memenuhi sebagian besar dari kebutuhan energi sehari-hari jika terjadi pemadaman listrik.

    Bagaimana jika jaringan sedang padam?

    Mungkin salah satu kekhawatiran terbesar Anda tentang PLTS adalah ketersediaan pasokan listrik ketika jaringan sentral sedang padam. Namun, Anda tidak perlu cemas karena PLTS off grid dapat beroperasi secara mandiri tanpa memerlukan pasokan listrik dari PLN. Jadi, Anda tetap bisa menggunakan peralatan elektronik di rumah karena ada tenaga cadangan dari baterai.

    Apakah hal yang sama juga berlaku untuk PLTS on grid? Tentu saja, asalkan pembangkit listrik yang Anda pilih merupakan jenis hybrid, atau yang dilengkapi dengan baterai. Sebab, jika Anda menggunakan PLTS on grid murni tanpa baterai dan jaringan listrik PLN sedang padam, Anda tidak dapat mengakses pasokan listrik tenaga surya, bahkan jika matahari masih bersinar.

    Benarkah bisa ekspor listrik berlebih ke PLN?

    Rahasia di balik penghematan konsumsi listrik dengan pemasangan PLTS on grid adalah sistem ekspor impor listrik dengan PLN. Bagaimana bisa? Sederhananya, Anda akan berhak menerima kompensasi sebesar 65% dari total energi yang dihasilkan oleh PLTS berdasarkan isi dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 49/2018 mengenai Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PLN.

    Sederhananya, meteran EXIM yang terpasang pada rumah atau tempat kerja Anda akan menghitung kelebihan total daya listrik tenaga surya. Nah, kelebihan energi inilah yang akan disalurkan ke PLN, sehingga PLN bisa memotong tagihan listrik yang harus dibayarkan pengguna. 

    Skema perhitungan ini adalah untuk setiap 1 kWh yang dikirim ke PLN, Anda hanya perlu membayar penggunaan sebesar 0,65 kWh. Akan tetapi, revisi Permen terbaru telah meningkatkan persentase kompensasi ekspor listrik dari 65% menjadi 100%, sehingga konsumsi listrik Anda akan lebih hemat.

     

    Tentunya, kini Anda sudah mengetahui perbedaan PLTS on grid dan off grid. Saat memilih PLTS untuk mendukung aktivitas sehari-hari, pastikan Anda mempertimbangkan konsumsi listrik dan lokasi saat ini. 

    Jika Anda sudah menentukan pilihan PLTS yang paling sesuai, sekaranglah saatnya untuk menemukan penyedia PLTS terdekat dengan Anda. Bagaimana caranya? Supaya lebih mudah, Anda dapat mengakses direktori vendor penyedia PLTS yang lengkap di berbagai wilayah, mulai dari kawasan metropolitan Jabodetabek hingga provinsi di luar Pulau Jawa, dengan mengunjungi website SolarHub.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/pustaka/seri10p-memanen-energi-surya-dengan-pembangkit-listrik-surya-atap

    https://kumparan.com/marcel-bonifacio-tirta-wijata/perbedaan-antara-plts-on-grid-off-grid-dan-hybrid-1xcp0NdBjHw

    https://www.xurya.com/news/7

    https://www.ruangenergi.com/memasang-plts-atap-dengan-sistem-on-grid-apa-keuntungannya-buat-pelanggan-pln/

    https://solarhub.id

  • Tak Hanya Kaya Vitamin D, Sinar Matahari Juga Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif!

    Selain berfungsi sebagai salah satu sumber energi alternatif yang aman untuk lingkungan, matahari juga punya banyak manfaat untuk kesehatan fisik serta mental. Memangnya, apa saja kegunaan matahari dalam kehidupan sehari-hari di samping menerangi lingkungan sekitar dengan alami? Mari kita pelajari bagaimana sinar matahari dapat menguntungkan kehidupan kita dan ekosistem alam di bawah ini.

    Sumber energi listrik

    Karena energi tak terbarukan berpotensi mencemari lingkungan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan energi jangka panjang, sinar matahari memiliki peranan penting sebagai sumber energi alternatif. 

    Dengan adanya PLTS Atap yang memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti sinar matahari, Anda tetap dapat memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari tanpa mencemari lingkungan. Pasalnya, berbeda dengan listrik dari energi tak terbarukan, produksi listrik tenaga surya tidak menghasilkan emisi karbon yang besar. 

    Apakah Anda tertarik memanfaatkan pasokan listrik dari tenaga surya? Anda bisa mencari lebih banyak informasi tentang PLTS Atap di daftar pertanyaan yang paling sering ditanyakan atau FAQ pada website resmi SolarHub.

    Kaya akan vitamin D

    Peran sinar matahari tidak terbatas pada sumber energi alternatif saja. Mengapa? Karena cahaya matahari mengandung banyak vitamin D yang bertahan lebih lama pada tubuh jika dibandingkan dengan kandungan dalam suplemen makanan atau bahan baku masakan.

    Perlu diingat bahwa untuk menjaga kekokohan tulang dalam jangka waktu panjang, asupan sinar matahari harian yang disarankan adalah 600 International Unit (IU) untuk orang dewasa. Nah, Anda dapat mencukupi kebutuhan vitamin D dengan berjemur di luar ruangan pada pagi hari selama 10 hingga 20 menit setiap hari. 

    Dengan demikian, Anda akan mampu menjaga kelancaran proses kognitif pada kegiatan sehari-hari, serta terhindarkan dari risiko tulang dan gigi keropos.

    Meningkatkan kualitas tidur

    Kualitas tidur Anda sangat ditentukan oleh kinerja circadian rhythm pada tubuh. Apa itu? Sederhananya, circadian rhythm atau ritme sirkadian merupakan proses biologis yang mengatur kapan tubuh Anda bisa beraktivitas dan harus beristirahat. Salah satu faktor yang memengaruhi performa circadian rhythm adalah paparan terhadap cahaya eksternal, terutama cahaya matahari.

    Selama matahari masih bersinar, sel tubuh kita akan mengirimkan pesan kepada otak untuk memproduksi hormon yang meningkatkan kewaspadaan. Sebaliknya, saat matahari sudah terbenam, tubuh akan memproduksi hormon melatonin yang akan membuat Anda mengantuk dan tidur lebih nyenyak. Jadi, cahaya matahari merupakan sumber energi alternatif yang juga dapat membuat kualitas tidur lebih baik.

    Membantu meningkatkan mood

    Tidak hanya meningkatkan kualitas tidur dan menjadi sumber energi alternatif, sinar matahari juga membawa pengaruh baik bagi suasana hati Anda. Mengapa? Cahaya matahari yang ditangkap oleh sel iPRGC atau reseptor cahaya pada retina mata dapat menjangkau area tertentu pada otak, yaitu sistem limbik. 

    Area tersebut berperan dalam mengatur kondisi emosional Anda, sehingga jika terpapar oleh sinar matahari, produksi hormon yang membuat suasana hati lebih baik juga akan meningkat. Oleh sebab itu, dengan asupan sinar matahari yang mencukupi setiap harinya, Anda dapat menurunkan risiko mengalami gangguan pada kesehatan mental.

    Sumber cahaya alami

    Salah satu fungsi terpenting dari matahari adalah sumber penerangan alami. Matahari memang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif, tetapi pada saat yang bersamaan, cahaya matahari juga dapat menghemat penggunaan listrik. 

    Pada siang hari, Anda tidak perlu menyalakan lampu karena cahaya dari luar sudah cukup untuk menerangi rumah Anda. Hal ini dapat membantu Anda menekan konsumsi energi listrik, dan pada akhirnya, tagihan listrik bulanan Anda akan lebih murah.

    Berguna bagi makhluk hidup lain

    Manfaat cahaya matahari tidak hanya terasa bagi manusia. Di samping berperan sebagai sumber energi alternatif dan penunjang kesehatan untuk Anda, hewan dan tumbuhan juga akan diuntungkan dengan sinar matahari. Bagaimana bisa? 

    Dengan adanya cahaya matahari, berbagai spesies hewan bisa menghangatkan tubuh mereka. Fungsi ini sangatlah penting untuk hewan berdarah dingin yang tidak dapat mengatur suhu tubuh mereka sendiri, seperti reptil. Jadi, mereka harus mengandalkan matahari. 

    Selain itu, tumbuhan juga membutuhkan cahaya matahari untuk proses fotosintesis yang akan menghasilkan oksigen dan sumber makanan bagi mereka sendiri serta spesies makhluk hidup lainnya.

     

    Bagaimana, Anda sudah memahami betapa bergunanya cahaya matahari untuk diri sendiri sekaligus ekosistem alam? Kabar baiknya, Anda juga bisa memperoleh pasokan listrik yang tidak kunjung habis, sekaligus menikmati manfaat sinar matahari sebagai sumber energi alternatif terbarukan dengan memasang PLTS Atap. 

    Jika Anda sudah mengetahui serba-serbi PLTS Atap dan memperhitungkan kapasitas yang dibutuhkan dengan kalkulator surya, Anda bisa langsung mencari vendor penyedia PLTS melalui direktori SolarHub.

  • Yuk, Mulai Terapkan Green Lifestyle dengan Pasang Panel Listrik Tenaga Surya!

    Belakangan ini, kondisi bumi makin memburuk. Visualisasi data pelacak suhu permukaan bumi dari NASA terus menunjukkan peningkatan setiap tahun. Krisis iklim yang diakibatkan oleh perubahan suhu ini telah mengakibatkan banyak kerugian, di antaranya berkurangnya hasil panen padi di Indonesia, musim kemarau berkepanjangan di berbagai negara, serta lebih banyak badai di Amerika Serikat.

    Hal ini lantas membuat sebagian orang mulai beralih ke gaya hidup green lifestyle, salah satunya dengan memasang panel listrik tenaga surya untuk mendapatkan pasokan energi bersih. Apakah Anda salah satunya? Ketahui apa yang harus Anda persiapkan di bawah ini supaya perencanaan Anda lebih matang.

    Mengenal green lifestyle yang ramah lingkungan

    Mungkin Anda bertanya-tanya apa itu green lifestyle dan bagaimana cara menerapkannya. Nah, green lifestyle, atau dikenal juga dengan sebutan green living, adalah gaya hidup yang mengutamakan pelestarian alam. Untuk memenuhi tujuan tersebut, orang yang menerapkan green lifestyle hanya akan menggunakan produk ramah lingkungan. Seperti apakah produk yang dimaksud?

    Selain menghemat konsumsi listrik, mereka hanya akan memilih produk yang dapat didaur ulang dan terbuat dari bahan-bahan alami. Selain itu, mereka juga bepergian dengan kendaraan listrik, transportasi umum, mengayuh sepeda, atau bahkan berjalan kaki untuk menekan jejak karbon dari kendaraan bermotor.

    Mulai terapkan green lifestyle dengan pasang panel listrik tenaga surya

    Cara lain yang bisa Anda coba untuk mengikuti green lifestyle adalah dengan memasang panel listrik tenaga surya. Bahkan, kondisi alam Indonesia sangat cocok untuk teknologi pasokan listrik ini. Mengapa demikian?

    Berdasarkan informasi dari publikasi IESR terkini, potensi pemanfaatan listrik tenaga surya di Indonesia melebihi perkiraan resmi nasional sebesar 207 GigaWatt (GW). Justru, potensi sesungguhnya dari energi terbarukan ini sangatlah besar hingga lebih dari dua kali lipatnya, yakni 3.396 GWp sampai 19.385 GWp. Apalagi, Indonesia merupakan negara tropis yang terletak di garis khatulistiwa, sehingga pasokan cahaya mataharinya sangat mencukupi.

    Maka dari itu, Anda tidak perlu ragu-ragu untuk beralih ke PLTS sebagai sumber energi listrik sehari-hari demi menjalani green lifestyle. 

    Kisaran biaya pemasangan panel listrik tenaga surya

    Saat Anda tertarik memasang panel listrik tenaga surya, mungkin salah satu pertanyaan yang ada di benak Anda adalah biaya yang diperlukan. Harga dari satu panel surya dengan kapasitas 1 kWp adalah Rp14 juta. Akan tetapi, besaran daya ini tidak akan mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga maupun komersial. Maka dari itu, Anda harus membeli lebih dari satu panel. 

    Jadi, berapakah panel listrik tenaga surya yang harus dipasang? Semuanya kembali lagi ke besaran konsumsi listrik Anda selama ini. Kemudian, kalikan harga yang sudah disebutkan dan jumlah panel yang sesuai dengan kebutuhan daya Anda. Agar Anda dapat menghitung estimasi biaya pemasangan panel surya untuk atap rumah dengan lebih mudah, gunakan saja kalkulator surya dari SolarHub.

    Apakah butuh izin khusus?

    Proses pemasangan panel listrik tenaga surya sangat bergantung dari besaran tenaga yang diinginkan. Pada angka tertentu, Anda harus memiliki izin khusus sebelum bisa memasang panel surya di atap bangunan Anda. Hal ini diatur oleh Peraturan Menteri ESDM Nomor 11/2021 tentang Pelaksanaan Usaha Ketenagalistrikan.

    Menurut pasal 39 ayat 2 dari peraturan tersebut, Anda tidak perlu meminta izin jika kapasitas satu sistem listrik tenaga surya yang ingin dipasang kurang dari 500 kW. Namun, jika keperluan Anda lebih besar dari angka yang disebutkan, Anda harus menyiapkan sejumlah dokumen administratif dan bukti hasil uji pabrikan produk panel surya. 

    Setelah lolos, Anda akan memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari PLN dan diwajibkan melapor kepada Kementerian ESDM sebanyak satu kali untuk keperluan pencatatan data pengguna.

    Sudah mantap untuk beralih ke green lifestyle? Pastikan Anda sudah mempersiapkan semua hal yang diperlukan untuk menunjang gaya hidup ramah lingkungan, salah satunya panel surya sebagai sumber pasokan energi di rumah. 

    Jika Anda sudah mengetahui kebutuhan kapasitas dan jumlah panel listrik tenaga surya yang harus dipasang beserta izinnya, yuk, cari tahu penyedia jasa pemasangan PLTS yang terdekat dengan Anda. Di manakah Anda bisa menemukan daftar vendor yang terpercaya? Website SolarHub akan mempermudah pencarian Anda dengan informasi lokasi serta ulasan pengguna pada direktori perusahaan PLTS-nya.

  • 5 Pemanfaatan Tenaga Surya untuk Kehidupan Sehari-hari

    Menurut data dari Institute for Essential Services Reform (IESR), pengguna PLTS Atap di Indonesia mencapai angka 5.848 pada 2022 lalu. Jumlah tersebut meningkat daripada tahun 2021, yaitu sebanyak 4.794 pengguna. 

    Sayangnya, bagi banyak orang, tenaga surya masih menjadi suatu hal yang asing. Padahal, sebetulnya pemanfaatan tenaga surya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yang tentunya bisa kita rasakan sendiri penggunaannya. Berikut lima contoh penggunaan tenaga surya dalam aktivitas keseharian.

    Sumber energi untuk penggunaan alat elektronik

    Pemanfaatan tenaga surya yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah pasokan listrik untuk menyalakan alat elektronik. Tidak dapat dimungkiri bahwa rutinitas rumah tangga memerlukan peralatan elektronik seperti lemari es, blender, pendingin ruangan, komputer, dan sebagainya. 

    Apabila ditotal, besaran daya yang diperlukan untuk bisa menggunakan semua alat elektronik tersebut cukup signifikan. Kemudian, apabila Anda mengandalkan alat pemanas air yang memerlukan listrik, tidak menutup kemungkinan tagihan bulanan Anda akan meningkat. 

    Itulah kenapa keberadaan tenaga surya sangatlah berguna untuk menjaga kemudahan dan kenyamanan di rumah dengan hemat energi. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan alat elektronik yang dimiliki tanpa perlu mengkhawatirkan tagihan yang membengkak.

    Mengaktifkan penerangan

    Tidak hanya untuk mendukung penggunaan alat elektronik dalam konteks rumah tangga, pemanfaatan tenaga surya juga sangat berguna untuk penerangan di dalam maupun luar rumah. 

    Misalnya, ketika cuaca sedang mendung dan tidak ada pencahayaan alami yang masuk ke rumah, Anda dapat menyalakan lampu dengan tenaga surya cadangan dari baterai. Lalu, dengan adanya lampu jalanan umum yang menggunakan listrik tenaga surya, keamanan warga kota pada malam hari jadi lebih terjamin dan biaya tagihan listrik pun dapat ditekan. 

    Selain untuk perkotaan besar, tenaga surya sangatlah diperlukan untuk wilayah terpencil yang belum mendapatkan akses listrik stabil dan memadai. Sebagai alternatif, mereka dapat mengandalkan pasokan listrik dari pembangkit tenaga surya.

    Stasiun Pengisian Baterai Tenaga Surya

    Contoh pemanfaatan tenaga surya berikutnya yang sedang populer belakangan ini adalah stasiun pengisian baterai listrik dari energi terbarukan. Mengapa demikian? Dalam rangka mengurangi emisi karbon secara global dari kendaraan bermotor, para pemimpin dunia telah mendorong penggunaan kendaraan listrik di negara masing-masing. Nah, inisiatif ini juga berlaku di Indonesia.

    Untuk mendukung transisi ke kendaraan listrik yang dinilai lebih ramah lingkungan, pemerintah telah mengimplementasikan sejumlah inisiatif. Beberapa di antaranya adalah subsidi pembelian mobil atau motor listrik, serta pembangunan fasilitas umum untuk mengisi ulang baterai kendaraan listrik di berbagai lokasi strategis. 

    Nah, stasiun pengisian baterai ini menggunakan tenaga surya sebagai pasokan energi untuk mendukung penggunaan energi terbarukan yang bersih demi pelestarian lingkungan.

    PV Cold Storage

    Indonesia memiliki potensi perikanan yang tidak dapat dianggap remeh. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada tahun 2021, jumlah hasil produksi perikanan laut yang dijual secara nasional hampir mencapai 870 ribu ton. 

    Walaupun emisi karbon untuk produksi serta penyimpanan hasil perikanan berkisar antara 6 hingga 18 kilogram per 100 gram protein, suhu dingin sangatlah penting untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk perikanan. Namun, ada solusi penyimpanan yang lebih ramah lingkungan, yakni pemanfaatan tenaga surya untuk sistem pendinginan atau photovoltaic cold storage. 

    Dengan baterai yang dapat menyimpan listrik dari hasil konversi sinar matahari melalui sel surya, teknologi ini mampu mengatur suhu dari 0 sampai -150 derajat Celcius dengan lebih efisien.

    Agrivoltaic

    Produksi makanan dari laut bukanlah satu-satunya penyumbang jejak karbon yang signifikan. Proses agrikultur juga turut meningkatkan emisi gas rumah kaca karena banyaknya air yang diperlukan untuk menyiram tumbuhan, penggunaan pestisida, serta karbon dioksida dari proses penanaman. Oleh sebab itu, agrivoltaic atau sistem agrikultur dengan pemanfaatan tenaga surya hadir untuk mengurangi emisi karbon dalam skala besar.

    Bagaimanakah cara kerjanya? Rangkaian sel surya photovoltaic akan menaungi sekelompok tumbuhan untuk menjaga kelembapan tanahnya, terutama di tengah cuaca yang tidak stabil. Di sisi lain, tumbuhan juga mendukung efektivitas panel surya melalui proses evapotranspirasi, atau penguapan air dari lahan ke atmosfer.

    Dari berbagai contoh yang sudah disebutkan, pemanfaatan tenaga surya bukanlah sesuatu yang jauh dan asing. Justru sebaliknya, penggunaan energi terbarukan adalah hal yang berkaitan sangat erat dengan kehidupan sehari-hari dan bahkan bisa mendukung kelancarannya. 

    Anda dapat merasakan sendiri manfaat dari tenaga surya dengan memasang PLTS Atap untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Supaya pemasangan atap panel surya lebih efisien, perkaya pengetahuan Anda dengan membaca FAQ dan publikasi IESR yang membahas serba-serbi PLTS Atap di website resmi SolarHub sebelum beralih ke listrik tenaga surya.

     

    Reference:

    https://solarhub.id/publikasi

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://kumparan.com/gigih-wijaya/5-aplikasi-penggunaan-panel-surya-di-kehidupan-sehari-hari-1xcu5cQZSlE/full

    https://sunenergy.id/blog/contoh-pemanfaatan-energi-alternatif-tenaga-surya/

    https://sedayu.com/2021/11/30/5-kegunaan-energi-surya-sehari-hari/

    https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/mayoritas-pengguna-panel-surya-atap-di-indonesia-dari-perumahan

    https://ourworldindata.org/carbon-footprint-food-methane

  • 7 Seleb Internasional yang Sudah Lakukan Pemasangan Panel Surya

    Biasanya, gaya hidup selebritas identik dengan hal-hal mewah. Namun, ada juga beberapa tokoh terkenal yang mencurahkan kekayaan mereka untuk melestarikan lingkungan, salah satunya dengan melakukan pemasangan panel surya. Lantas, siapa saja seleb yang sudah beralih ke energi terbarukan? Simak daftar di bawah ini sampai akhir, sebab mungkin saja bintang favorit Anda juga termasuk salah satunya.

    Mark Ruffalo 

    Mark Ruffalo sudah lama menentang pengeboran minyak dari fosil bumi sebagai sumber listrik sejak wilayah tempat tinggal keluarganya, yaitu Kota Callicoon, sering diterjang banjir akibat adanya ekspansi pengeboran minyak fosil bumi untuk pasokan listrik di New York. 

    Maka dari itu, aktor yang terkenal dengan perannya sebagai The Hulk di seri Avengers ini mendukung implementasi energi terbarukan yang bersih melalui pemasangan panel surya. Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadinya, kelebihan energi yang dihasilkan oleh panel tenaga suryanya juga disalurkan menjadi pasokan listrik untuk para tetangganya.

    Julia Roberts 

    Sejak lama, Julia Roberts sudah terlibat aktif dalam berbagai kampanye pelestarian lingkungan, termasuk untuk penerapan energi terbarukan. Karena itulah dia terpilih sebagai pemeran utama untuk film Erin Brockovich, sebuah biografi kisah nyata tentang perjuangan seorang ibu melawan perusahaan listrik yang mengotori air bersih di kota tempat tinggalnya.

    Namun, ia semakin bertekad untuk menyelamatkan lingkungan sejak melahirkan anaknya. Selain menggunakan material dan desain ramah lingkungan untuk rumahnya di Malibu, Julia Roberts juga melakukan pemasangan panel surya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

    Orlando Bloom 

    Bintang utama dari film Pirates of the Caribbean ini menyadari urgensi dari pencegahan krisis iklim melalui perjalanannya ke Benua Antartika. Sejak melihat banyaknya gletser yang meleleh, Orlando Bloom berniat untuk menjalani gaya hidup ramah lingkungan dan telah menjadi duta penyelamatan lingkungan.

    Tekad tersebut sangat tampak dari rumahnya di London setelah menjalani proses renovasi. Tidak hanya bepergian dengan mobil listrik hybrid, ia juga melakukan pemasangan panel surya pada atap dan menggunakan lampu hemat energi. 

    Brad Pitt

    Brad Pitt memiliki rasa peduli yang sangat tinggi terhadap masyarakat serta lingkungan. Oleh sebab itulah pada tahun 2006, ia mendirikan Make It Right, sebuah yayasan yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan solusi ramah lingkungan. 

    Salah satu inisiatif terbesarnya adalah memberikan tempat tinggal bagi masyarakat tunawisma di Kansas dengan merenovasi gedung sekolah yang sudah lama terbengkalai. Sesuai dengan misinya untuk mendukung energi terbarukan, setiap proyek yayasan tersebut sudah dilengkapi dengan pemasangan panel surya untuk membantu penghuni menghemat tagihan listrik.

    Rachel McAdams

    Sama seperti Julia Roberts, Rachel McAdams juga sudah lama terlibat dalam upaya penggalakan gaya hidup ramah lingkungan. Tidak hanya menjadi duta dari berbagai kampanye pelestarian lingkungan, aktris yang pernah membintangi film Mean Girls ini juga menerapkan gaya hidup yang hijau. 

    Ia selalu menghemat listrik dengan mencabut peralatan yang tidak digunakan, bepergian dengan sepeda sebisa mungkin, dan melakukan pemasangan panel surya pada atap rumahnya sebagai sumber energi terbarukan.

    Leonardo DiCaprio

    Leonardo DiCaprio juga termasuk dalam daftar seleb yang sudah melakukan pemasangan panel surya. Namun, pemasangan tersebut tidak hanya terbatas pada tempat tinggal pribadinya. 

    Aktor utama film Titanic ini kerap berinvestasi untuk inisiatif energi terbarukan, dan ia juga menjabat sebagai anggota dewan penasihat Kingo, sebuah perusahaan energi yang mendukung pemerataan listrik tenaga surya di daerah terpencil. Melalui inisiatif program listrik terbarukan dengan sistem prabayar dari Kingo, kini taraf hidup 500 hingga 600 ribu rumah tangga di Guatemala sudah meningkat pesat.

    Alicia Silverstone

    Sebagai aktivis penyelamatan lingkungan, Alicia Silverstone menjalani gaya hidup ramah lingkungan yang sangat menonjol dari rumahnya. Tempat tinggal dengan keluarganya dilengkapi dengan pemasangan panel surya, kebun sayur dan buah dengan pupuk kompos hasil daur ulang untuk mendukung diet vegan, serta mobil listrik. 

    Melalui ketiga inisiatif tersebut, Alicia mampu memenuhi semua kebutuhan keluarganya dengan mandiri, baik dari segi nutrisi maupun kenyamanan. Jadi, mereka dapat berkegiatan sambil menghemat konsumsi listrik dengan lebih mudah.

    Bagaimana, Anda tertarik dengan gaya hidup hijau dari seleb yang Anda kagumi? Anda juga bisa mengikuti jejak mereka untuk menyelamatkan lingkungan. Supaya lebih mudah, mulailah dengan langkah-langkah kecil terlebih dahulu, salah satunya dengan pemasangan panel surya pada atap rumah Anda. 

    Sebelum memasang PLTS Atap, ada baiknya Anda menyimak FAQ atau pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai atap panel surya di website resmi SolarHub terlebih dahulu. Dengan demikian, persiapan Anda pun akan lebih matang.

     

    Referensi:

    https://solarhub.id/

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://www.goadtsolar.com/blog/12-trendsetting-celebrities-with-solar-panels/

    https://www.solarsam.com/solar-news/celebrities-that-have-solar/

    https://www.mysolar.com/celebrities-that-have-made-the-switch-to-home-solar-power/index.html

    https://www.motherjones.com/environment/2014/01/inquiring-minds-mark-ruffalo-fracking-solar/

    https://www.integratesun.com/post/celebrities-with-solar-energy

    https://www.recordonline.com/story/entertainment/local/2007/02/22/lord-rings-actor-orlando/52803863007/

    https://www.ecowatch.com/brad-pitts-foundation-embraces-green-building-and-solar-energy-1881817166.html

    https://mashable.com/article/leonardo-dicaprio-kingo-solar-energy

    https://www.hahasmart.com/blog/3109/solar-energyscelebrity-status