Tag: pemasangan panel surya

  • Mengapa PLTS Dipasang Secara Miring?

    Mengapa PLTS Dipasang Secara Miring?

    Pernah bertanya mengapa panel surya hampir selalu dipasang miring dan jarang sekali diletakkan datar. Banyak orang mengira hal ini hanya soal desain atau keterbatasan atap bangunan. Kenyataannya, posisi miring memiliki peran besar dalam menentukan seberapa optimal listrik dapat dihasilkan oleh PLTS.

    PLTS dapat memberikan performa yang baik apabila panel surya dipasang pada kemiringan yang tepat. Sudut kemiringan memengaruhi seberapa besar energi matahari yang diterima oleh permukaan panel sepanjang hari. Posisi ini membantu panel menangkap sinar matahari secara lebih konsisten dari pagi hingga sore.

    Panel surya bekerja paling efektif ketika permukaannya menghadap langsung ke arah datangnya sinar matahari. Posisi miring memungkinkan sudut datang cahaya lebih mendekati tegak lurus dibandingkan panel yang dipasang datar. Kondisi ini membuat proses konversi energi menjadi listrik berjalan lebih efisien.

    Prinsip tersebut berkaitan dengan konsep solar irradiation yang menggambarkan intensitas energi matahari yang diterima suatu permukaan. Semakin optimal sudut panel terhadap arah matahari, semakin besar energi yang dapat diserap. Hal ini berdampak langsung pada jumlah listrik yang dihasilkan oleh sistem PLTS.

    Letak geografis menjadi faktor penting dalam menentukan arah kemiringan panel surya. Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa sehingga posisi matahari relatif berubah dari utara ke selatan sepanjang tahun. Penyesuaian arah panel diperlukan agar paparan radiasi matahari tetap maksimal.

    Panel surya yang dipasang di wilayah selatan garis khatulistiwa seperti Pulau Jawa umumnya diarahkan ke utara. Panel surya di wilayah utara garis khatulistiwa seperti Aceh lebih optimal jika diarahkan ke selatan. Penyesuaian arah ini membantu sistem menangkap sinar matahari dengan lebih efektif.

    Manfaat kemiringan panel tidak hanya berkaitan dengan produksi listrik. Posisi miring memudahkan air hujan dan debu mengalir turun dari permukaan panel. Kondisi ini membantu menjaga kebersihan panel sehingga efisiensi tidak cepat menurun.

    Kesimpulannya, pemasangan panel surya secara miring bukan keputusan sembarangan. Sudut dan arah kemiringan merupakan faktor teknis penting dalam menjaga performance PLTS. Penyesuaian yang tepat membuat sistem mampu bekerja optimal sesuai kondisi alam dan lokasi pemasangan.

     

  • Panel Surya Bisa Bertahan Berapa Lama? Ini Usia Pakai Optimal PLTS yang Jarang Dibahas

    Panel Surya Bisa Bertahan Berapa Lama? Ini Usia Pakai Optimal PLTS yang Jarang Dibahas

    Pemasangan panel surya sering dianggap sebagai investasi besar di awal, tetapi pertanyaan yang jarang dibahas adalah seberapa lama sistem ini benar benar mampu bekerja optimal dan memberikan hasil yang sepadan. Rasa penasaran ini wajar karena usia pakai PLTS sangat menentukan nilai investasi jangka panjangnya.

    PLTS dirancang sebagai solusi produksi listrik mandiri dalam jangka panjang. Panel surya umumnya memiliki usia pakai optimal sekitar 20 hingga 25 tahun. Istilah optimal merujuk pada periode ketika panel masih bekerja dengan efisiensi tinggi sebelum kinerjanya perlahan menurun.

    Konsep usia pakai tersebut dikenal sebagai product lifespan. Selama periode ini, panel surya mampu menyerap energi matahari secara maksimal dan mengonversinya menjadi listrik dengan tingkat kehilangan daya yang relatif kecil. Setelah melewati fase tersebut, panel tidak berhenti berfungsi tetapi mulai mengalami penurunan performa.

    Penurunan kinerja panel surya disebut sebagai degradation rate. Rata rata penurunan daya berada pada kisaran 0,3 hingga 0,8 persen per tahun. Panel yang telah digunakan selama 25 tahun umumnya masih mampu menghasilkan sekitar 80 persen dari kapasitas awalnya, tergantung kualitas modul dan kondisi operasional.

    Usia pakai PLTS tidak hanya ditentukan oleh panel surya. Inverter sebagai komponen yang mengubah arus searah menjadi arus bolak balik memiliki usia teknis yang lebih pendek. Inverter pada umumnya bertahan sekitar 8 hingga 15 tahun, sehingga penggantian komponen ini hampir pasti terjadi setidaknya 1 kali selama masa operasional sistem.

    Komponen lain seperti struktur mounting, kabel, dan sistem proteksi listrik juga berpengaruh terhadap umur sistem. Struktur penyangga dapat bertahan lebih dari 20 tahun jika menggunakan material yang tepat, sementara kabel dan konektor perlu diperiksa secara berkala untuk menjaga keamanan dan kestabilan kinerja.

    Aspek ekonomi menjadi pertimbangan utama dalam menilai kelayakan PLTS. Biaya pemasangan yang cukup besar di awal dapat kembali setelah sistem mencapai titik balik modal. Setelah itu, PLTS berpotensi memberikan passive income melalui penghematan biaya listrik, tergantung kapasitas terpasang dan pola konsumsi pengguna.

    Faktanya, PLTS mampu menghasilkan listrik dengan biaya yang semakin efisien setiap tahunnya. Jika ditinjau dari perspektif cost benefit, kombinasi usia pakai panel, kebutuhan penggantian inverter, dan tren penurunan biaya teknologi energi terbarukan menjadikan PLTS sebagai investasi yang rasional dan berkelanjutan.

     

  • Cara Tepat Menghitung Beban Listrik Sebelum Memasang Panel Surya

    Cara Tepat Menghitung Beban Listrik Sebelum Memasang Panel Surya

    Banyak orang ingin segera memasang panel surya karena tergiur manfaat hemat listrik. Tetapi pertanyaan pentingnya: apakah kapasitas yang dipilih sudah sesuai dengan kebutuhan rumah? Tanpa menghitung beban listrik terlebih dahulu, sistem yang dipasang bisa jadi terlalu kecil atau malah terlalu besar. Kedua kondisi ini tentu merugikan.

    Beban listrik adalah jumlah energi yang digunakan seluruh perangkat elektronik di rumah. Mulai dari lampu, kulkas, AC, hingga peralatan kecil seperti charger ponsel, semuanya menyumbang konsumsi energi harian. Dengan mengetahui total kebutuhan ini, kita bisa memperkirakan berapa kapasitas panel surya yang harus dipasang agar hasilnya optimal.

    Langkah pertama adalah membuat daftar seluruh peralatan listrik di rumah beserta daya (watt) dan perkiraan jam penggunaan per hari. Misalnya:

    • Kulkas: 150 W × 24 jam = 3.600 Wh/hari
    • AC (1 unit): 1.000 W × 4 jam = 4.000 Wh/hari
    • TV: 100 W × 4 jam = 400 Wh/hari
    • Lampu (8 buah × 10 W): 80 W × 5 jam = 400 Wh/hari
    • Mesin cuci: 500 W × 1 jam = 500 Wh/hari
    • Charger & perangkat kecil: 200 W × 4 jam = 800 Wh/hari

    Jika dijumlahkan, totalnya adalah 9.700 Wh/hari atau setara dengan 9,7 kWh per hari. Angka inilah yang menggambarkan kebutuhan beban harian rumah.

    Tahap berikutnya adalah menambahkan faktor cadangan. Panel surya tidak selalu bekerja maksimal karena pengaruh cuaca, efisiensi inverter, hingga kondisi baterai. Umumnya ditambahkan margin sekitar 20–30%. Dengan margin 25%, maka kebutuhan energi menjadi: 9,7 kWh + (25% × 9,7 kWh) = 12,1 kWh per hari.

    Sekarang, kebutuhan ini perlu diterjemahkan ke dalam kapasitas panel surya. Rata-rata 1 kWp panel surya di Indonesia mampu menghasilkan sekitar 4,2 kWh per hari. Jadi, perhitungannya: 12,1 kWh ÷ 4,2 kWh/kWp = 2,9 kWp. Untuk keamanan, dibulatkan ke atas sehingga kapasitas panel surya yang disarankan adalah 3 kWp.

    Selain jumlah energi, pola penggunaan listrik juga penting diperhatikan. Rumah yang lebih banyak menggunakan listrik di siang hari bisa mengandalkan sistem grid-tied. Sedangkan untuk rumah dengan kebutuhan dominan di malam hari, penambahan baterai penyimpanan menjadi solusi yang tepat.

    Kesalahan umum lain adalah tidak menyesuaikan dengan kebutuhan jangka panjang. Misalnya, saat ini hanya ada dua AC, tetapi dalam beberapa tahun bisa bertambah. Jika hal ini tidak diperhitungkan, maka kapasitas panel surya akan terasa kurang. Karena itu, sisakan ruang untuk ekspansi di masa depan.

    Dengan perhitungan yang tepat, panel surya akan menjadi investasi yang efisien sekaligus ramah lingkungan. Listrik rumah tetap stabil, biaya berkurang, dan kenyamanan terjaga. Itulah sebabnya menghitung beban listrik bukan sekadar langkah teknis, melainkan kunci agar energi surya benar-benar memberi manfaat maksimal.

  • 6 Tips Mencari Jasa Pemasangan Panel Surya yang Tepat untuk Anda

    6 Tips Mencari Jasa Pemasangan Panel Surya yang Tepat untuk Anda

    Apabila Anda sudah mantap mau memasang PLTS Atap atau panel surya untuk bangunan, memilih kualitas produk yang baik saja belum cukup; Anda juga perlu mencari penyedia jasa pemasangan yang tepat. Jika tidak, bisa-bisa malah panel surya tidak bekerja dengan maksimal, atau biaya yang diberikan penyedia jasa lebih mahal daripada pasaran. Lalu, bagaimana cara mencari jasa pemasangan panel surya yang tepat?

    6 Tips Mencari Jasa Pemasangan Panel Surya

    Mulai dari mempelajari track record hingga memanfaatkan direktori penyedia jasa solar panel, berikut hal-hal penting yang sebaiknya Anda lakukan untuk mendapatkan jasa terbaik pemasangan panel surya.

    1. Cek track record atau portofolio perusahaan tersebut

    Cek track record perusahaan pemasang panel surya melalui portofolio mereka. Jika portofolio tidak tersedia pada website, Anda bisa meminta langsung kepada mereka. Dari portofolio inilah Anda dapat mengecek proyek-proyek yang pernah dikerjakan perusahaan, tingkat kompleksitas dan skala proyeknya. Semakin banyak proyek yang pernah mereka kerjakan, tentu semakin baik karena hal tersebut membuktikan bahwa mereka begitu tepercaya.

    2. Pastikan bahwa mereka memberikan harga yang jelas

    Selain track record, penawaran harga juga tak kalah penting untuk Anda cek. Kumpulkan penawaran dari 3-4 perusahaan agar Anda bisa membandingkan harga dan fasilitas yang akan Anda dapatkan. Umumnya, perusahaan pemasang panel surya akan meminta untuk langsung mendatangi lokasi properti Anda agar bisa menghitung harga. Nah, pada saat inilah Anda dapat bertanya apa pun untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

    Sebagai informasi, beberapa pemasangan panel surya membutuhkan konstruksi tambahan pada atap bangunan—tergantung dari kebutuhan dan kondisi properti. Kalau memang butuh pengerjaan konstruksi tambahan, tanyakan apakah quotation penawaran dari perusahaan sudah mencakup hal tersebut.

    3. Cari tahu lisensi yang dimiliki perusahaan

    Pemasangan panel surya tentu tidak boleh dilakukan sembarangan. Perusahaan harus mematuhi peraturan dari pemerintah sekaligus memenuhi standar kualitas. Selain mengecek hal tersebut dari track record, perusahaan, Anda juga bisa menanyakan lisensi yang mereka miliki. 

    Pastikan bahwa perusahaan pilihan Anda sudah mendapatkan lisensi SBUJK EBT dan SIUJPTL. Jika suatu perusahaan memiliki kedua lisensi tersebut, artinya ia telah diakui pemerintah sebagai penyedia panel surya yang tepercaya di Indonesia.

    4. Cari tahu juga merek panel surya yang digunakan

    Saat berkonsultasi dengan penyedia jasa pemasangan panel surya, tanyakan merek solar panel yang mereka gunakan. Sebaiknya, pilihlah penyedia yang menggunakan merek panel surya ternama. Merek dengan reputasi baik idealnya memiliki performa yang oke pula sehingga lebih tahan lama. Beberapa contoh merek panel surya ternama adalah JA Solar, Jinko Solar, Trina Solar, Canadian Solar, Risen Energy, dan Hanwha QCells.

    5. Jangan lupakan garansi

    Garansi juga menjadi hal yang tak kalah penting untuk Anda cek saat mencari jasa pemasangan panel surya. Saat berdiskusi tentang quotation penawaran dengan perusahaan, tanyakan apakah harga tersebut sudah termasuk garansi. Jika iya, pastikan lagi apakah garansi tersebut berlaku selama periode pemakaian panel surya (umumnya 25 tahun).

    Sebaiknya, carilah perusahaan yang memberikan penawaran Total Cost of Ownership (TOC). Artinya, penawaran tersebut telah mencakup keseluruhan produk dan layanan, termasuk inspeksi lokasi, biaya panel surya, jasa pemasangan, pemeliharaan setelah pemasangan, dan garansi sampai 25 tahun. Dengan begini, seharusnya tak ada lagi hidden cost yang membuat Anda harus mengeluarkan uang tambahan.

    6. Gunakan direktori dari SolarHub

    Mencari jasa pemasangan panel surya memang gampang-gampang susah. Banyaknya perusahaan memang memberi Anda beragam pilihan, tapi di sisi lain juga membuat bingung. Agar proses pencarian jadi lebih mudah, Anda bisa menggunakan direktori dari SolarHub. 

    Anda hanya perlu membuka website SolarHub atau klik di sini, lalu di halaman utama ada kolom untuk mencari perusahaan panel surya atau jasa pemasangnya. Pilih juga kota tempat tinggal Anda saat ini, lalu klik “Pindai”. Setelah itu, halaman akan menampilkan perusahaan panel surya atau jasa pemasang yang paling dekat dengan Anda. 

     

    Jika memang sudah berniat untuk memasang PLTS Atap untuk rumah atau properti lainnya, mencari jasa pemasangan panel surya yang tepat sangat penting Anda lakukan. Dengan begitu, panel surya yang dipasang bisa tahan lama dan memberikan performa optimal. 

    Agar lebih pas dengan kebutuhan, hitung dulu kebutuhan panel surya Anda menggunakan kalkulator SolarHub. Setelah itu, baru Anda bisa menggunakan direktori SolarHub untuk menemukan jasa pemasangan solar panel yang tepat. Bersama SolarHub, pemasangan panel surya jadi lebih mudah dan praktis!

     

    Referensi:

    https://kumparan.com/solar-kita/lakukan-5-hal-ini-sebelum-memilih-penyedia-sistem-panel-surya-1wvDmnwSh0J/4

    https://panelsuryajakarta.com/memilih-jasa-pemasangan-panel-surya-pastikan-penuhi-kriteria-ini/

    https://kelistrikan.com/jasa-pemasangan-solar-panel/

    https://theplaceboston.com/tips-memilih-jasa-pemasangan-solar-panel-yang-terpercaya/

    https://sedayu.com/2021/11/26/cara-memilih-penyedia-solar-panel-yang-tepat/

    https://www.builder.id/rekomendasi-merek-panel-surya/

  • Pemasangan Panel Surya Berdayakan Pelaku Usaha Lokal

    Pemasangan Panel Surya Berdayakan Pelaku Usaha Lokal

    Umumnya, perusahaan-perusahaan besar memiliki tanggung jawab sosial untuk memberi kembali (give back) kepada masyarakatnya, tak terkecuali PT Pertamina (Persero). Oleh karena itu, Pertamina melalui Pertamina Refinery Unit IV Cilacap atau Pertamina Kilang Cilacap menginisiasi Desa Energi Berdikari Cilacap (DEBC) dengan melakukan pemasangan panel surya.

    Program ini memiliki dua tujuan utama, yaitu untuk menyalurkan energi hijau yang terjangkau dan berkelanjutan ke desa terpencil, serta mengenalkan bentuk energi hijau itu sendiri. Lalu, bagaimana jalannya program DEBC tersebut?

    Mengenal Dusun Bondan Sebelum DEBC

    Terletak di daerah Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap, Dusun Bondan merupakan daerah yang sangat terisolasi. Bahkan, jarak dari dusun ini ke dusun terdekat bisa mencapai tujuh kilometer jauhnya. Karena alasan ini, PLN sulit untuk memberikan akses listrik ke dusun. Apalagi, medan yang perlu dilewati berupa rawa-rawa dan hutan bakau.

    Sebelum program Desa Energi Berdikari Cilacap berjalan, Dusun Bondan sudah pasti gelap gulita saat malam. Untuk penerangan, mereka hanya memanfaatkan lampu dengan bahan bakar minyak tanah. Hiburan seperti televisi pun jelas tidak bisa dinikmati oleh penduduk dusun tersebut. Terparah, penduduk yang sebagian besar berprofesi sebagai petambak harus menjual hasilnya dalam harga murah karena tidak memiliki freezer untuk menyimpan hasil panen yang tidak terolah.

    Awali dengan Hybrid Energy One Pole (HEOP)

    Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Pertamina Kilang Cilacap mulai mengembangkan program DEBC dengan membangun pembangkit listrik bertenaga energi terbarukan. Untuk Dusun Bondan, energi terbarukan yang dipilih adalah energi surya dan energi angin yang selalu tersedia di daerah ini.

    Akhirnya, Pertamina menerapkan teknologi Hybrid Energy One Pole yang menggabungkan pemasangan panel surya dengan kincir angin dalam satu instalasi. Satu buah instalasi tersebut ternyata berhasil mengalirkan listrik untuk 3-5 rumah. Karena merasa kurang, Pertamina pun memberikan bantuan selanjutnya.

    Dilanjutkan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH)

    Setelah dua tahun HEOP berhasil menerangi beberapa rumah di Dusun Bondan, Pertamina kembali untuk memberi bantuan pembangunan pembangkit listrik lagi. Kali ini, metodenya tetap dengan melakukan pemasangan panel surya dan kincir angin dalam satu instalasi. Hanya saja, kapasitas daya listrik yang dihasilkan jadi semakin besar. Teknologi ini dinamakan Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid atau PLTH. 

    PLTH yang telah dibangun ini terus dikembangkan hingga pada tahun 2020, ia memiliki kekuatan hingga 16200 Watt-peak. Dengan daya sebesar itu, hampir 80 rumah penduduk, sekolah, tambak, dan masjid mendapatkan penerangan yang mumpuni. 

    Biaya tagihan listrik per bulan pun bisa dikatakan murah. Dalam sebulan, iuran yang ditarik pada warga Dusun Bondan hanyalah Rp25 ribu saja. Dengan biaya tersebut, warga bisa menikmati pemakaian daya 500 Watt. Tentu saja, masyarakat juga bisa menambah daya dengan biaya tambahan pula. Salah satu alasan mengapa biayanya bisa murah karena Pertamina tidak mengambil dana tersebut. Iuran yang ditarik dikumpulkan untuk biaya pemeliharaan komponen pembangkit listrik.

    Beri Dampak pada UMKM Tambak Setempat

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sebagian besar warga di Dusun Bondan bermata pencaharian sebagai petambak atau nelayan ikan. Hasil panen mereka ini nantinya dijual ke tengkulak atau diolah untuk menjadi makanan. Setelah masuknya listrik lewat HEOP dan PLTH, kegiatan usaha masyarakat tersebut akhirnya terus berkembang.

    Salah satunya buktinya dialami oleh kelompok usaha Ibu Mandiri yang berhasil mengolah hasil panen menjadi produk baru dengan nilai ekonomi tinggi. Wadah ini sendiri beranggotakan para perempuan di Dusun Bondan yang berprofesi mengolah ikan, udang, dan hasil panen lainnya. 

    Hasil olahan dari kelompok usaha Ibu Mandiri ini sangat beragam. Misalnya saja, udang dan ikan diolah untuk menjadi kerupuk dan abon. Kemudian, limbah sisa produksi seperti tulang ikan dan kulit udang akan diolah menjadi terasi atau tepung pakan ikan. Tidak hanya untuk dijual, tentu saja hasil produksi ini juga bisa digunakan kembali untuk kebutuhan warga Dusun Bondan sendiri.

     

    Menurut data dari Pertamina, pemasangan panel surya dan kincir angin di Dusun Bondan ini bisa menurunkan emisi karbon hingga 1,1 ton CO2. Ini karena keseluruhan proses pembangkitan listrik bersumber dari energi bersih tanpa emisi karbon. Total, ada 15 kincir angin dan 24 panel surya yang terpasang di Dusun Bondan. Langkah baik ini dilakukan dengan tujuan yang baik pula, yaitu untuk membantu misi global mengurangi dampak krisis iklim.

    Anda sendiri sebenarnya juga bisa membantu misi ini dengan melakukan pemasangan panel surya berupa PLTS Atap untuk kebutuhan listrik sehari-hari. Tertarik? Hitung dulu kebutuhan kapasitas panel surya Anda dengan menghitungnya melalui kalkulator surya! Setelah itu, Anda bisa mencari layanan pemasangan panel surya terdekat dengan mencarinya pada direktori SolarHub.

     

     

  • 7 Seleb Internasional yang Sudah Lakukan Pemasangan Panel Surya

    Biasanya, gaya hidup selebritas identik dengan hal-hal mewah. Namun, ada juga beberapa tokoh terkenal yang mencurahkan kekayaan mereka untuk melestarikan lingkungan, salah satunya dengan melakukan pemasangan panel surya. Lantas, siapa saja seleb yang sudah beralih ke energi terbarukan? Simak daftar di bawah ini sampai akhir, sebab mungkin saja bintang favorit Anda juga termasuk salah satunya.

    Mark Ruffalo 

    Mark Ruffalo sudah lama menentang pengeboran minyak dari fosil bumi sebagai sumber listrik sejak wilayah tempat tinggal keluarganya, yaitu Kota Callicoon, sering diterjang banjir akibat adanya ekspansi pengeboran minyak fosil bumi untuk pasokan listrik di New York. 

    Maka dari itu, aktor yang terkenal dengan perannya sebagai The Hulk di seri Avengers ini mendukung implementasi energi terbarukan yang bersih melalui pemasangan panel surya. Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadinya, kelebihan energi yang dihasilkan oleh panel tenaga suryanya juga disalurkan menjadi pasokan listrik untuk para tetangganya.

    Julia Roberts 

    Sejak lama, Julia Roberts sudah terlibat aktif dalam berbagai kampanye pelestarian lingkungan, termasuk untuk penerapan energi terbarukan. Karena itulah dia terpilih sebagai pemeran utama untuk film Erin Brockovich, sebuah biografi kisah nyata tentang perjuangan seorang ibu melawan perusahaan listrik yang mengotori air bersih di kota tempat tinggalnya.

    Namun, ia semakin bertekad untuk menyelamatkan lingkungan sejak melahirkan anaknya. Selain menggunakan material dan desain ramah lingkungan untuk rumahnya di Malibu, Julia Roberts juga melakukan pemasangan panel surya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

    Orlando Bloom 

    Bintang utama dari film Pirates of the Caribbean ini menyadari urgensi dari pencegahan krisis iklim melalui perjalanannya ke Benua Antartika. Sejak melihat banyaknya gletser yang meleleh, Orlando Bloom berniat untuk menjalani gaya hidup ramah lingkungan dan telah menjadi duta penyelamatan lingkungan.

    Tekad tersebut sangat tampak dari rumahnya di London setelah menjalani proses renovasi. Tidak hanya bepergian dengan mobil listrik hybrid, ia juga melakukan pemasangan panel surya pada atap dan menggunakan lampu hemat energi. 

    Brad Pitt

    Brad Pitt memiliki rasa peduli yang sangat tinggi terhadap masyarakat serta lingkungan. Oleh sebab itulah pada tahun 2006, ia mendirikan Make It Right, sebuah yayasan yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan solusi ramah lingkungan. 

    Salah satu inisiatif terbesarnya adalah memberikan tempat tinggal bagi masyarakat tunawisma di Kansas dengan merenovasi gedung sekolah yang sudah lama terbengkalai. Sesuai dengan misinya untuk mendukung energi terbarukan, setiap proyek yayasan tersebut sudah dilengkapi dengan pemasangan panel surya untuk membantu penghuni menghemat tagihan listrik.

    Rachel McAdams

    Sama seperti Julia Roberts, Rachel McAdams juga sudah lama terlibat dalam upaya penggalakan gaya hidup ramah lingkungan. Tidak hanya menjadi duta dari berbagai kampanye pelestarian lingkungan, aktris yang pernah membintangi film Mean Girls ini juga menerapkan gaya hidup yang hijau. 

    Ia selalu menghemat listrik dengan mencabut peralatan yang tidak digunakan, bepergian dengan sepeda sebisa mungkin, dan melakukan pemasangan panel surya pada atap rumahnya sebagai sumber energi terbarukan.

    Leonardo DiCaprio

    Leonardo DiCaprio juga termasuk dalam daftar seleb yang sudah melakukan pemasangan panel surya. Namun, pemasangan tersebut tidak hanya terbatas pada tempat tinggal pribadinya. 

    Aktor utama film Titanic ini kerap berinvestasi untuk inisiatif energi terbarukan, dan ia juga menjabat sebagai anggota dewan penasihat Kingo, sebuah perusahaan energi yang mendukung pemerataan listrik tenaga surya di daerah terpencil. Melalui inisiatif program listrik terbarukan dengan sistem prabayar dari Kingo, kini taraf hidup 500 hingga 600 ribu rumah tangga di Guatemala sudah meningkat pesat.

    Alicia Silverstone

    Sebagai aktivis penyelamatan lingkungan, Alicia Silverstone menjalani gaya hidup ramah lingkungan yang sangat menonjol dari rumahnya. Tempat tinggal dengan keluarganya dilengkapi dengan pemasangan panel surya, kebun sayur dan buah dengan pupuk kompos hasil daur ulang untuk mendukung diet vegan, serta mobil listrik. 

    Melalui ketiga inisiatif tersebut, Alicia mampu memenuhi semua kebutuhan keluarganya dengan mandiri, baik dari segi nutrisi maupun kenyamanan. Jadi, mereka dapat berkegiatan sambil menghemat konsumsi listrik dengan lebih mudah.

    Bagaimana, Anda tertarik dengan gaya hidup hijau dari seleb yang Anda kagumi? Anda juga bisa mengikuti jejak mereka untuk menyelamatkan lingkungan. Supaya lebih mudah, mulailah dengan langkah-langkah kecil terlebih dahulu, salah satunya dengan pemasangan panel surya pada atap rumah Anda. 

    Sebelum memasang PLTS Atap, ada baiknya Anda menyimak FAQ atau pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai atap panel surya di website resmi SolarHub terlebih dahulu. Dengan demikian, persiapan Anda pun akan lebih matang.

     

    Referensi:

    https://solarhub.id/

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://www.goadtsolar.com/blog/12-trendsetting-celebrities-with-solar-panels/

    https://www.solarsam.com/solar-news/celebrities-that-have-solar/

    https://www.mysolar.com/celebrities-that-have-made-the-switch-to-home-solar-power/index.html

    https://www.motherjones.com/environment/2014/01/inquiring-minds-mark-ruffalo-fracking-solar/

    https://www.integratesun.com/post/celebrities-with-solar-energy

    https://www.recordonline.com/story/entertainment/local/2007/02/22/lord-rings-actor-orlando/52803863007/

    https://www.ecowatch.com/brad-pitts-foundation-embraces-green-building-and-solar-energy-1881817166.html

    https://mashable.com/article/leonardo-dicaprio-kingo-solar-energy

    https://www.hahasmart.com/blog/3109/solar-energyscelebrity-status