Tag: manfaat tenaga surya

  • 7 Contoh Pemanfaatan Tenaga Surya dalam Kehidupan Sehari-hari

    7 Contoh Pemanfaatan Tenaga Surya dalam Kehidupan Sehari-hari

    Saat ini, pemerintah terus mendorong penggunaan sumber energi terbarukan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti yang dikutip oleh IESR, semua ini dilakukan untuk mengejar target tahun 2025 nanti, yaitu penerapan energi terbarukan di Indonesia harus mencapai angka 23%. 

    Salah satu program yang terus digalakkan adalah penggunaan tenaga surya untuk rumah tangga dalam berbagai macam bentuk. Memangnya, tenaga dari matahari ini bisa digunakan untuk apa saja?

    7 Pemanfaatan Tenaga Surya untuk Sehari-hari

    Dalam konteks rumah tangga, Anda bisa menggunakan tenaga surya untuk memenuhi beragam kebutuhan. Berikut ini adalah beberapa contohnya:

    1. Sumber listrik

    Pertama, tenaga surya bisa digunakan sebagai sumber listrik rumah tangga dengan mengintegrasikan panel surya atap, atau lebih dikenal dengan PLTS atap. Dengan sistem ini, Anda bisa memanfaatkan listrik yang lebih ramah lingkungan karena berasal dari energi terbarukan, serta dengan harga yang lebih terjangkau. Saat rumah Anda dilengkapi dengan PLTS atap, maka ini juga bisa dijadikan sebagai investasi karena nilai properti Anda akan naik. 

    2. Pemanas air

    Saat ini, pemanas air bertenaga solar atau solar water heater sedang populer. Alat berupa tangki yang dipasang di atap rumah ini bisa memanaskan air hanya dengan menggunakan panas dari matahari. Kemudian, air dari tangki tersebut nantinya bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan sehari-hari, misalnya untuk mandi, mencuci baju, dan memasak.

    3. Kipas ventilasi

    Umumnya, kipas ventilasi berfungsi membuang udara panas dari suatu ruangan, sehingga beban pendingin ruangan jadi lebih ringan. Dengan begitu, energi yang dibutuhkan untuk menyalakan pendingin ruangan tersebut jadi lebih sedikit. 

    Agar penggunaan energi jadi lebih hemat, ada kipas ventilasi yang sepenuhnya beroperasi dengan energi terbarukan dari matahari. Artinya, kipas ventilasi jenis ini tidak memerlukan pasokan listrik konvensional karena sudah memiliki panel surya berukuran kecil yang cukup untuk menghidupkan motornya.

    4. Penghangat kolam renang

    Beberapa orang ingin bersantai dengan berenang di air hangat. Jika Anda memiliki kolam renang pribadi di rumah, Anda bisa menghangatkan air kolam renang tanpa menggunakan listrik sama sekali, lho! Caranya, Anda cukup membeli solar blanket, sebuah “selimut”yang dapat menyerap panas matahari dengan sangat baik dan menyalurkannya ke kolam renang. Solar blanket ini juga bekerja secara pasif, sehingga Anda tidak perlu merakit apapun untuk menggunakannya.

    5. Lampu outdoor

    Di jalanan, Anda pasti sering menemukan lampu penerangan yang menggunakan tenaga surya untuk menghidupkannya. Selain lampu penerangan jalan, saat ini ada banyak lampu taman atau lampu teras yang juga bisa dinyalakan hanya dengan memanfaatkan tenaga surya. Jadi, lampu tersebut tidak perlu disambungkan ke listrik rumah agar bisa hidup.

    6. Memasak

    Bagi Anda yang gemar berkemah, membeli sebuah solar cooker bisa jadi adalah sebuah investasi yang tepat. Dengan alat ini, Anda tak perlu lagi susah menyalakan api untuk memanaskan atau memasak makanan. Cukup masukkan makanan ke solar cooker, dan tunggu sesuai dengan instruksinya. Tidak hanya mudah, metode memasak ini juga lebih ramah lingkungan daripada saat Anda menggunakan kompor kemah yang menggunakan gas atau bahan bakar lainnya.

    7. Charger baterai

    Untuk mengisi daya baterai gadget, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan tenaga surya dari solar panel. Apalagi, saat ini ada banyak panel surya portable yang bisa digunakan di mana-mana selama ada sinar matahari. Teknologi ini akan sangat berguna saat Anda sedang berkemah, atau hiking di tempat yang tidak terjangkau listrik.

     

    Ternyata, manfaat tenaga surya untuk sehari-hari sangat banyak, kan? Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda menerapkan salah satu atau semua teknologi tenaga surya di atas. Misalnya, Anda bisa memasang PLTS atap untuk memenuhi kebutuhan listrik di rumah. Nah, kalau Anda bingung mencari vendor yang bisa membantu pemasangan tenaga surya untuk rumah Anda, cari saja di direktori SolarHub!

    Dengan direktori SolarHub, Anda bisa mencari penyedia jasa pemasangan PLTS atap terpercaya dan terdekat dengan lokasi tempat tinggal. Anda pun tidak perlu bingung lagi harus mencari informasi ke mana. Jadi, yuk, pasang panel surya untuk rumah Anda dari sekarang!

     

    Referensi:

    https://freedomsolarpower.com/blog/51-uses-of-solar-energy#

    https://www.thespruce.com/top-solar-energy-uses-1152263

    https://www.rikurenergy.com/15-common-residential-uses-of-solar-power-in-your-homes/

    https://kalkulator.solarhub.id/

    https://solarhub.id/

  • Benarkah Tenaga Surya Bisa Gantikan Bahan Bakar Fosil Sepenuhnya?

    Benarkah Tenaga Surya Bisa Gantikan Bahan Bakar Fosil Sepenuhnya?

    Akhir-akhir ini, mulai banyak kampanye tentang penggunaan sumber energi terbarukan untuk mengganti bahan bakar fosil, misalnya saja dengan menggunakan tenaga surya. Sebab, berdasarkan data dari BloombergNEF dalam IESR, energi terbarukan dari cahaya matahari dan angin merupakan yang paling ekonomis bagi ⅔ populasi dunia. Memangnya, apa kelebihan tenaga surya dibanding bahan bakar fosil?

    Kelebihan tenaga surya dibandingkan bahan bakar fosil

    Dalam hal ini, konteks tenaga surya yang digunakan adalah untuk PLTS Atap. Ternyata, pemanfaatan tenaga surya ini punya beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

    1. Tersedia melimpah

    Bahan bakar fosil tentunya memiliki jumlah ketersediaan yang terbatas jika dibandingkan energi terbarukan. Matahari, angin, dan air adalah tiga contoh energi terbarukan yang keberadaannya melimpah dan bersifat renewable (dapat diperbaharui). Kemungkinan punah atau menipisnya sumber energi terbarukan juga masih jauh dari jangkauan manusia.

    2. Menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah

    Kelebihan tenaga surya yang berikutnya adalah emisinya jauh lebih rendah daripada bahan bakar fosil. Bahkan, dalam proses menghasilkan energi, tenaga surya tak menghasilkan emisi apa pun yang berakibat pada naiknya suhu permukaan bumi. Sehingga, risiko krisis iklim pun dapat diminimalisir.

    3. Lebih ramah di kantong

    Selain ketersediaan yang melimpah dan emisinya lebih rendah, tenaga surya juga lebih ramah kantong. Sebab, Anda tidak perlu membayar energi yang berasal dari cahaya matahari. Akan tetapi, Anda mungkin membutuhkan pemasangan PLTS Atap di awal yang sifatnya modular dan customizable. Sehingga, penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan listrik dan kemampuan investasi Anda terhadap energi terbarukan ini.

    4. Accessible

    Jika bahan bakar fosil mesti dihasilkan dan didistribusikan oleh perusahaan-perusahaan tertentu, tenaga surya yang menjadi sumber energi terbarukan bisa Anda nikmati secara langsung di rumah Anda. Pemasangan PLTS Atap yang memanfaatkan sinar matahari tidak membutuhkan lahan baru sehingga lebih mudah dipasang, diaplikasikan, dan diakses oleh pemiliknya.

    5. Legal

    Keuntungan lain dari pemanfaatan tenaga surya sebagai pengganti bahan bakar fosil adalah legalitasnya yang sudah diakui oleh PLN. Sehingga, Anda dapat memasang panel surya on-grid maupun off-grid sesuai kebutuhan. Hal ini turut didukung oleh fakta bahwa pemerintah Indonesia sendiri memiliki target penggunaan panel surya hingga 3,6 GW pada 2025 mendatang. 

    Rencana pemerintah Indonesia mengenai listrik tenaga surya

    Seperti yang disebutkan di atas, rencana pemerintah Indonesia akan pemanfaatan energi terbarukan berupa PLTS Atap tampaknya cukup serius dengan berbagai goals untuk beberapa tahun mendatang. Semisal untuk tahun 2025, pemerintah menargetkan angka 3,6 GW berdasarkan IESR dan 5,3 GW pada 2030 berdasarkan CNBC Indonesia.

    Bahkan, ada rencana jangka panjang yang telah disampaikan oleh PLN terkait PLTU Batu Bara. Dalam draf RUPTL yang baru, tertulis rencana nol emisi pada 2060 atau lebih cepat. Untuk mendukung hal tersebut, harapannya PLTU Batu Bara sudah bisa dipensiunkan pada 2056 agar dapat memberikan ruang lebih bagi energi terbarukan.

    Jadi, bisakah tenaga surya gantikan bahan bakar fosil?

    Melihat target pemerintah Indonesia yang cukup ambisius untuk tahun 2060 mendatang, artinya peralihan bahan bakar fosil ke tenaga surya ini mungkin dicapai meski dalam waktu yang cukup lama. Butuh kesadaran dan pengaplikasian secara makro agar target zero emission bisa tercapai. Untuk itu, Anda bisa turut ambil bagian dengan menggunakan PLTS Atap guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa menggantikan bahan bakar fosil dengan tenaga surya itu tidak mustahil untuk dilakukan. Selain itu, hal ini juga akan lebih bermanfaat karena tidak berdampak buruk bagi lingkungan berkat bahan bakunya yang berasal dari sumber ramah lingkungan.

    Nah, jika Anda juga tertarik beralih ke sumber energi terbarukan untuk menyelamatkan dunia dari dampak buruk perubahan iklim, lakukan pemasangan PLTS Atap segera! Anda bisa mencari penyedia jasa pemasangan PLTS terdekat lewat website resmi SolarHub! Let’s make the world a better place!

     

    Referensi:

     

    https://iesr.or.id/en/annual-report

    https://iesr.or.id/mengejar-dan-menjaga-momentum-kenaikan-energi-surya

    https://iesr.or.id/apakah-rencana-indonesia-dalam-melepas-pltu-batubara-cukup-ambisius

    https://iesr.or.id/dukungan-regulasi-kunci-akselerasi-energi-surya

    https://iesr.or.id/download/apa-kata-mereka-testimoni-pengguna-plts-atap-di-jawa-tengah

    https://www.solopos.com/kekurangan-listrik-energi-fosil-dibanding-listrik-dari-panel-surya-1411372

    https://synteksolar.co.id/5-fakta-energi-fosil-vs-terbarukan/

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20210218180119-4-224450/cuma-dari-plts-emisi-karbon-bisa-turun-8-juta-ton-di-2030

    https://ebtke.esdm.go.id/post/2021/09/02/2952/indonesia.kaya.energi.surya.pemanfaatan.listrik.tenaga.surya.oleh.masyarakat.tidak.boleh.ditunda

    https://solarkita.com/blog/bisakah-energi-surya-menggantikan-energi-fosil-sepenuhnya

     

  • 5 Pemanfaatan Tenaga Surya untuk Kehidupan Sehari-hari

    Menurut data dari Institute for Essential Services Reform (IESR), pengguna PLTS Atap di Indonesia mencapai angka 5.848 pada 2022 lalu. Jumlah tersebut meningkat daripada tahun 2021, yaitu sebanyak 4.794 pengguna. 

    Sayangnya, bagi banyak orang, tenaga surya masih menjadi suatu hal yang asing. Padahal, sebetulnya pemanfaatan tenaga surya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yang tentunya bisa kita rasakan sendiri penggunaannya. Berikut lima contoh penggunaan tenaga surya dalam aktivitas keseharian.

    Sumber energi untuk penggunaan alat elektronik

    Pemanfaatan tenaga surya yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah pasokan listrik untuk menyalakan alat elektronik. Tidak dapat dimungkiri bahwa rutinitas rumah tangga memerlukan peralatan elektronik seperti lemari es, blender, pendingin ruangan, komputer, dan sebagainya. 

    Apabila ditotal, besaran daya yang diperlukan untuk bisa menggunakan semua alat elektronik tersebut cukup signifikan. Kemudian, apabila Anda mengandalkan alat pemanas air yang memerlukan listrik, tidak menutup kemungkinan tagihan bulanan Anda akan meningkat. 

    Itulah kenapa keberadaan tenaga surya sangatlah berguna untuk menjaga kemudahan dan kenyamanan di rumah dengan hemat energi. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan alat elektronik yang dimiliki tanpa perlu mengkhawatirkan tagihan yang membengkak.

    Mengaktifkan penerangan

    Tidak hanya untuk mendukung penggunaan alat elektronik dalam konteks rumah tangga, pemanfaatan tenaga surya juga sangat berguna untuk penerangan di dalam maupun luar rumah. 

    Misalnya, ketika cuaca sedang mendung dan tidak ada pencahayaan alami yang masuk ke rumah, Anda dapat menyalakan lampu dengan tenaga surya cadangan dari baterai. Lalu, dengan adanya lampu jalanan umum yang menggunakan listrik tenaga surya, keamanan warga kota pada malam hari jadi lebih terjamin dan biaya tagihan listrik pun dapat ditekan. 

    Selain untuk perkotaan besar, tenaga surya sangatlah diperlukan untuk wilayah terpencil yang belum mendapatkan akses listrik stabil dan memadai. Sebagai alternatif, mereka dapat mengandalkan pasokan listrik dari pembangkit tenaga surya.

    Stasiun Pengisian Baterai Tenaga Surya

    Contoh pemanfaatan tenaga surya berikutnya yang sedang populer belakangan ini adalah stasiun pengisian baterai listrik dari energi terbarukan. Mengapa demikian? Dalam rangka mengurangi emisi karbon secara global dari kendaraan bermotor, para pemimpin dunia telah mendorong penggunaan kendaraan listrik di negara masing-masing. Nah, inisiatif ini juga berlaku di Indonesia.

    Untuk mendukung transisi ke kendaraan listrik yang dinilai lebih ramah lingkungan, pemerintah telah mengimplementasikan sejumlah inisiatif. Beberapa di antaranya adalah subsidi pembelian mobil atau motor listrik, serta pembangunan fasilitas umum untuk mengisi ulang baterai kendaraan listrik di berbagai lokasi strategis. 

    Nah, stasiun pengisian baterai ini menggunakan tenaga surya sebagai pasokan energi untuk mendukung penggunaan energi terbarukan yang bersih demi pelestarian lingkungan.

    PV Cold Storage

    Indonesia memiliki potensi perikanan yang tidak dapat dianggap remeh. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa pada tahun 2021, jumlah hasil produksi perikanan laut yang dijual secara nasional hampir mencapai 870 ribu ton. 

    Walaupun emisi karbon untuk produksi serta penyimpanan hasil perikanan berkisar antara 6 hingga 18 kilogram per 100 gram protein, suhu dingin sangatlah penting untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk perikanan. Namun, ada solusi penyimpanan yang lebih ramah lingkungan, yakni pemanfaatan tenaga surya untuk sistem pendinginan atau photovoltaic cold storage. 

    Dengan baterai yang dapat menyimpan listrik dari hasil konversi sinar matahari melalui sel surya, teknologi ini mampu mengatur suhu dari 0 sampai -150 derajat Celcius dengan lebih efisien.

    Agrivoltaic

    Produksi makanan dari laut bukanlah satu-satunya penyumbang jejak karbon yang signifikan. Proses agrikultur juga turut meningkatkan emisi gas rumah kaca karena banyaknya air yang diperlukan untuk menyiram tumbuhan, penggunaan pestisida, serta karbon dioksida dari proses penanaman. Oleh sebab itu, agrivoltaic atau sistem agrikultur dengan pemanfaatan tenaga surya hadir untuk mengurangi emisi karbon dalam skala besar.

    Bagaimanakah cara kerjanya? Rangkaian sel surya photovoltaic akan menaungi sekelompok tumbuhan untuk menjaga kelembapan tanahnya, terutama di tengah cuaca yang tidak stabil. Di sisi lain, tumbuhan juga mendukung efektivitas panel surya melalui proses evapotranspirasi, atau penguapan air dari lahan ke atmosfer.

    Dari berbagai contoh yang sudah disebutkan, pemanfaatan tenaga surya bukanlah sesuatu yang jauh dan asing. Justru sebaliknya, penggunaan energi terbarukan adalah hal yang berkaitan sangat erat dengan kehidupan sehari-hari dan bahkan bisa mendukung kelancarannya. 

    Anda dapat merasakan sendiri manfaat dari tenaga surya dengan memasang PLTS Atap untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Supaya pemasangan atap panel surya lebih efisien, perkaya pengetahuan Anda dengan membaca FAQ dan publikasi IESR yang membahas serba-serbi PLTS Atap di website resmi SolarHub sebelum beralih ke listrik tenaga surya.

     

    Reference:

    https://solarhub.id/publikasi

    https://solarhub.id/pertanyaan-umum/#tentang-plts-atap

    https://kumparan.com/gigih-wijaya/5-aplikasi-penggunaan-panel-surya-di-kehidupan-sehari-hari-1xcu5cQZSlE/full

    https://sunenergy.id/blog/contoh-pemanfaatan-energi-alternatif-tenaga-surya/

    https://sedayu.com/2021/11/30/5-kegunaan-energi-surya-sehari-hari/

    https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/mayoritas-pengguna-panel-surya-atap-di-indonesia-dari-perumahan

    https://ourworldindata.org/carbon-footprint-food-methane