Tag: instalasi seni

  • Cara Tepat Menghitung Beban Listrik Sebelum Memasang Panel Surya

    Cara Tepat Menghitung Beban Listrik Sebelum Memasang Panel Surya

    Banyak orang ingin segera memasang panel surya karena tergiur manfaat hemat listrik. Tetapi pertanyaan pentingnya: apakah kapasitas yang dipilih sudah sesuai dengan kebutuhan rumah? Tanpa menghitung beban listrik terlebih dahulu, sistem yang dipasang bisa jadi terlalu kecil atau malah terlalu besar. Kedua kondisi ini tentu merugikan.

    Beban listrik adalah jumlah energi yang digunakan seluruh perangkat elektronik di rumah. Mulai dari lampu, kulkas, AC, hingga peralatan kecil seperti charger ponsel, semuanya menyumbang konsumsi energi harian. Dengan mengetahui total kebutuhan ini, kita bisa memperkirakan berapa kapasitas panel surya yang harus dipasang agar hasilnya optimal.

    Langkah pertama adalah membuat daftar seluruh peralatan listrik di rumah beserta daya (watt) dan perkiraan jam penggunaan per hari. Misalnya:

    • Kulkas: 150 W × 24 jam = 3.600 Wh/hari
    • AC (1 unit): 1.000 W × 4 jam = 4.000 Wh/hari
    • TV: 100 W × 4 jam = 400 Wh/hari
    • Lampu (8 buah × 10 W): 80 W × 5 jam = 400 Wh/hari
    • Mesin cuci: 500 W × 1 jam = 500 Wh/hari
    • Charger & perangkat kecil: 200 W × 4 jam = 800 Wh/hari

    Jika dijumlahkan, totalnya adalah 9.700 Wh/hari atau setara dengan 9,7 kWh per hari. Angka inilah yang menggambarkan kebutuhan beban harian rumah.

    Tahap berikutnya adalah menambahkan faktor cadangan. Panel surya tidak selalu bekerja maksimal karena pengaruh cuaca, efisiensi inverter, hingga kondisi baterai. Umumnya ditambahkan margin sekitar 20–30%. Dengan margin 25%, maka kebutuhan energi menjadi: 9,7 kWh + (25% × 9,7 kWh) = 12,1 kWh per hari.

    Sekarang, kebutuhan ini perlu diterjemahkan ke dalam kapasitas panel surya. Rata-rata 1 kWp panel surya di Indonesia mampu menghasilkan sekitar 4,2 kWh per hari. Jadi, perhitungannya: 12,1 kWh ÷ 4,2 kWh/kWp = 2,9 kWp. Untuk keamanan, dibulatkan ke atas sehingga kapasitas panel surya yang disarankan adalah 3 kWp.

    Selain jumlah energi, pola penggunaan listrik juga penting diperhatikan. Rumah yang lebih banyak menggunakan listrik di siang hari bisa mengandalkan sistem grid-tied. Sedangkan untuk rumah dengan kebutuhan dominan di malam hari, penambahan baterai penyimpanan menjadi solusi yang tepat.

    Kesalahan umum lain adalah tidak menyesuaikan dengan kebutuhan jangka panjang. Misalnya, saat ini hanya ada dua AC, tetapi dalam beberapa tahun bisa bertambah. Jika hal ini tidak diperhitungkan, maka kapasitas panel surya akan terasa kurang. Karena itu, sisakan ruang untuk ekspansi di masa depan.

    Dengan perhitungan yang tepat, panel surya akan menjadi investasi yang efisien sekaligus ramah lingkungan. Listrik rumah tetap stabil, biaya berkurang, dan kenyamanan terjaga. Itulah sebabnya menghitung beban listrik bukan sekadar langkah teknis, melainkan kunci agar energi surya benar-benar memberi manfaat maksimal.

  • Unik, 7 Panel Surya Ini Diubah Jadi Karya Seni!

    Unik, 7 Panel Surya Ini Diubah Jadi Karya Seni!

    Beberapa tahun belakangan ini, popularitas panel surya sedang meningkat. Menurut data dari Indonesia Solar Energy Outlook (ISEO) 2023, kapasitas pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) meningkat jadi 63,5 MWp pada September 2022 dari 43,9 MWp pada 2021. Tren ini juga mendunia karena secara global, kapasitas solar panel tumbuh dari hanya 5 GigaWatt pada 2005 menjadi sekitar 940 GigaWatt pada 2021.

    Ditambah dengan berkembangnya kecanggihan teknologi, pemanfaatan solar panel pun jadi semakin beragam. Tidak hanya digunakan sebagai PLTS semata, beberapa panel surya bahkan berhasil diubah menjadi karya seni.

    7 Karya Seni yang Terbuat dari Panel Surya

    Inspirasi untuk menciptakan karya seni bisa datang dari mana saja, termasuk dari solar panel yang selama ini dikenal sebagai salah satu bentuk pemanfaatan sumber energi terbarukan. Beberapa instalasi karya seni berikut ini adalah buktinya.

    • La Monarcha

    Karya seni rancangan Cruz Ortiz ini menggunakan SolarSkin, sebuah lapisan film yang dapat mengubah panel surya menjadi kanvas. Hebatnya, SolarSkin dirancang sedemikian rupa agar pelaku seni bisa menggunakan kanvas tersebut tanpa mengganggu performa sistem dari solar panel. 

    Dari sinilah lahir La Monarcha, instalasi seni dalam bentuk empat panel berukuran 6×6 inci setinggi kurang lebih 3,3 meter, yang dipasang di San Antonio, Texas, Amerika Serikat. Proyek spesial ini merupakan inisiatif dari land Art Generator Solar Mural yang ingin meningkatkan awareness terhadap energi terbarukan melalui karya seni.

    • Sonic Bloom

    Di Seattle, Washington, Amerika Serikat, terdapat menara tinggi bernama Space Needle yang menjadi ikon kota. Nah, di salah satu areanya, Anda bisa menemukan deretan “bunga” raksasa yang ditenagai oleh sinar matahari. Memiliki tinggi sekitar 10 meter dengan kelopak selebar 6 meter, bunga buatan rancangan Dan Corson ini dilengkapi 270 panel surya berkapasitas 4 Watt yang terpasang pada bagian atas.

    Dikenal dengan nama Sonic Bloom, bunga-bunga ini akan menyala dalam warna-warni memukau selama lima jam setiap malam. Tak jauh dari Sonic Bloom berada, tepatnya di dalam Pacific Science Center, Anda juga bisa menemukan informasi real-time tentang jumlah energi listrik yang dihasilkan oleh Sonic Bloom.

     

    • Solar Intersections

    Masih di Amerika Serikat, tepatnya di wilayah Davis, California, terdapat karya seni bernama Solar Intersections yang juga memanfaatkan solar panel. Dibangun pada 1989, instalasi seni buatan Robert Behrens ini merupakan pilar-pilar setinggi kurang-lebih 21 meter yang terbuat dari baja. Setiap pilar dicat menggunakan perekat khusus dan dilapisi dengan solar panel. 

    Selama pagi hingga sore hari, Solar Intersections terlihat berwarna putih polos biasa, tapi akan berubah jadi warna-warni menarik setelah mendapat aliran tenaga listrik dari solar panel yang dipasang.

    • Solar Peace Sculptures

    Pada 1958, seniman Geral Holtom menciptakan simbol perdamaian (peace) setelah pelucutan senjata nuklir resmi dilakukan. Cerita inilah yang menjadi inspirasi Fred George dalam membuat Solar Peace Sculptures, sebuah karya seni yang terdiri dari beberapa barel minyak daur ulang. Tiap barel dipasangi solar panel yang dibentuk menyerupai simbol peace tersebut.

    Agak berbeda dari sejumlah karya seni sebelumnya, Solar Peace Sculptures tidak berdiri di satu tempat tetap. Karya seni setinggi 17,6 meter ini berpindah ke berbagai tempat untuk menyebarkan awareness—terutama kepada anak muda—terhadap energi terbarukan. Kerennya lagi, sinar matahari yang diserap oleh Solar Peace Sculptures dapat disalurkan sebagai energi listrik ke jaringan kota tempat ia berada.

    • Solar Sun-Catcher

    Bernama Solar Sun-Catcher, karya seni satu ini terbuat dari aluminium daur ulang dengan panel lucite berwarna kuning terang. Melalui panel surya yang terpasang, Solar Sun-Catcher menghasilkan energi listrik dari sinar matahari untuk menerangi instalasi seni sekaligus mengalirkannya ke jaringan listrik Kota Clearwater, Florida, Amerika Serikat—tempat Solar Sun-Catcher berada.

    Didesain oleh Deedee Morrison bersama studionya, Morrison Studion, instalasi Solar Sun-Catcher dibangun sebagai bagian dari program seni Sculpture360 yang ada di Florida. Program ini diadakan oleh Program Seni dan Desain Publik Clearwater, yang bekerja sama dengan Downtown Development Board.

    • The Ra

    Seorang seniman asal Belanda, Marjan van Aubel, menyusun sel-sel fotovoltaik warna-warni dalam pola geometrik hingga tercipta karya seni solar panel yang bisa dipajang di rumah. Van Aubel memberi nama Ra, yang diambil dari nama Dewa Matahari Mesir Kuno. 

    Dengan ketebalan kurang dari 1 mm, Ra memiliki desain tembus pandang dan dapat dipasang pada jendela, sehingga akan menghasilkan bayangan artistik pada dinding sekitarnya seiring dengan perubahan cahaya sepanjang hari.

    • Shala. 

    Selama ini, kebanyakan panel surya dipasang di atap bangunan tanpa terlalu memikirkan aspek estetika. Menyadari hal tersebut, seniman bernama Shala Akintunde (Shala.) pun melakukan berbagai proyek seni dengan melibatkan solar panel; salah satunya termasuk melukis mural pada permukaan panel surya.

    Dengan menciptakan seni indah pada produk yang menghasilkan energi listrik, Shala. percaya hal tersebut bisa menarik perhatian lebih banyak orang untuk menggunakan energi terbarukan. Itulah kenapa kini ia juga menerima komisi untuk mengerjakan mural pada solar panel. 

     

    Betapa kreatifnya seniman-seniman di atas dalam mengubah panel surya menjadi bentuk karya seni indah. Hal ini tidak terlepas dari akses ke solar panel yang semakin tahun semakin mudah. Bahkan jika Anda ingin menggunakan solar panel untuk PLTS Atap di rumah, Anda bisa dengan mudah mencari jasa pemasangan panel surya terdekat melalui direktori SolarHub.

    Tak hanya itu, Anda juga bisa menggunakan kalkulator SolarHub untuk menghitung kebutuhan panel surya yang sebaiknya Anda pasang. Bersama SolarHub, memasang solar panel di rumah jadi semakin praktis dan mudah!

     

    Referensi:

    https://byshala.com/solarart

    https://www.dezeen.com/2022/01/26/ra-marjan-van-aubel-tapestry/

    http://jpsolar.com/2020/07/15/3-amazing-art-installations-inspired-by-solar-energy/

    https://cleantechnica.com/2013/05/08/11-must-see-art-installations-inspired-by-solar-panels/

    https://www.thecoolist.com/solar-bulb-installations/

    https://www.thecivilengineer.org/news/art-in-photovoltaics-world-s-first-solar-panel-mural-installation-is-a-reality

    https://iesr.or.id/memacu-pemanfaatan-energi-surya-di-indonesia 

    https://www.statista.com/topics/993/solar-pv/#topicOverview

    https://www.solarfeeds.com/mag/the-sun-catcher-solar-light-sculpture/

  • Canggih, 5 Instalasi Seni Ini Memanfaatkan Panel Tenaga Surya!

    Canggih, 5 Instalasi Seni Ini Memanfaatkan Panel Tenaga Surya!

    Keberhasilan transisi ke sumber energi listrik terbarukan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, bisnis besar, hingga masyarakat awam. Maka dari itu, tidak hanya perusahaan ternama yang menerapkan teknologi panel tenaga surya untuk mendukung operasional mereka; muda-mudi di seluruh dunia turut mengajak semua orang untuk merangkul implementasi listrik ramah lingkungan dalam berbagai cara, salah satunya dengan karya seni. Apa saja contoh instalasi seni yang menggunakan panel surya?

    Daftar Instalasi Seni yang Menggunakan Panel Tenaga Surya

    Sudah sewajarnya sebuah karya seni dapat memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitar. Namun, siapa sangka, sejumlah instalasi seni berikut tidak hanya mendapatkan sumber energi dari panel tenaga surya, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

    1. Solar Tree

    Solar Tree di Bristol, Inggris, dibuat sebagai sarana untuk memperkenalkan panel tenaga surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan. Di dalamnya terdapat sejumlah fungsi, di antaranya sebagai pengisi daya ulang ponsel serta sumber sinyal Wi-Fi.

    Bentuk karya seni ini menyerupai sebatang pohon dengan panel surya di setiap cabangnya yang menghadap ke segala arah. Penyusunan ini dibuat agar panel surya dapat menangkap cahaya matahari sekaligus membentuk bayang-bayang yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berteduh pada siang hari.

    Penempatan panel surya ini punya makna tersembunyi, di mana panel berperan seperti lembar-lembar daun yang menangkap sinar matahari sebagai sumber tenaga saat berfotosintesis.

    2. Solar Sunflower

    Di salah satu area jalur pedestrian dan pesepeda di Austin, Texas, Amerika Serikat, terdapat sebuah lapangan berisi 15 instalasi panel tenaga surya yang berbentuk menyerupai bunga matahari. Instalasi yang dikenal dengan nama Solar Sunflower ini dibuat sebagai ikon kota Austin yang sadar akan energi terbarukan.

    Selain sebagai area berteduh untuk para pejalan kaki dan pesepeda, energi yang dikumpulkan oleh bunga-bunga ini digunakan untuk menyalakan instalasi LED di malam hari. Sisa energinya diekspor ke layanan sumber energi sekitar dan dikonversi sebagai biaya perawatan instalasi.

    3. Solar Serpent

    Jalur cepat Santa Monica, Los Angeles, terlihat berbeda dengan instalasi panel tenaga surya yang berbentuk menyerupai sisik ular bila dilihat dari ketinggian. Instalasi seni yang dinamakan Solar Serpent ini menyelubungi jalur cepat dengan cakupan luasan panel surya seluas lebih dari 95 hektare.

    Tak heran bila instalasi ini mampu memproduksi listrik hingga 150 MW, yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan energi bersih masyarakat sekitar. Sumber energi ini mampu mengurangi 15% penggunaan listrik konvensional di area tersebut. Hebatnya lagi, di bawah instalasi ini juga dibuat stasiun pengisian daya untuk mobil listrik.

    4. Solar Reserve

    Di Tonopah, Nevada, terdapat Solar Reserve yang dibuat oleh John Gerrard pada tahun 2014 lalu. Perangkat ini berupa menara solar thermal power yang dikelilingi oleh 10.000 cermin. Cermin-cermin ini merefleksikan cahaya matahari untuk memanaskan menara sehingga memicu munculnya baterai thermal yang mampu menghasilkan energi listrik.

    Uniknya, setiap cermin akan bergerak mengikuti arah matahari, bulan, dan bintang secara real-time sepanjang 365 hari. Gerakan cermin ini dapat dipantau melalui pantauan satelit dalam rentang waktu tiap 60 menit sehingga menciptakan semacam koreografi yang indah dari pergerakan cahaya dan bayangan cermin.

    5. Prismatica

    Instalasi seni terakhir terletak di New York, tepatnya di Midtown Manhattan. Pada instalasi seni satu ini, terdapat 50 prisma yang terbuat dari panel berlapis film dikroik. Lapisan ini membuat panel mampu memunculkan cahaya dengan spektrum yang berbeda-beda.

    Pada siang hari, cahaya matahari membuat prisma-prisma ini berkilauan. Sedangkan pada malam harinya, prisma-prisma ini akan memunculkan warna yang menyesuaikan lingkungan sekitar. 

     

    Setelah melihat karya-karya di atas, mungkin tebersit di pikiran Anda untuk mulai memperhitungkan peralihan energi ke listrik tenaga surya. Tak perlu seindah karya seni di atas, Anda dapat memulainya dengan langkah kecil namun efektif, yakni memasang panel tenaga surya untuk mencukupi kebutuhan listrik rumah tangga setiap harinya.

    Anda dapat memulainya dengan menghitung kebutuhan PLTS Atap di rumah Anda menggunakan kalkulator surya SolarHub. Di situ, Anda bisa memperkirakan berapa panel yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik di rumah Anda. Dengan begitu, Anda dapat mulai mencari vendor jasa pemasangan PLTS Atap untuk selangkah lebih maju menuju energi hijau.

     

    Referensi:

    https://iesr.or.id/suara-pemuda-untuk-transisi-energi  

    https://iesr.or.id/pustaka/indonesia-energy-transition-outlook-ieto-2023   

    https://bristolgreencapital.org/the-technology-behind-bristols-solar-tree/  

    https://www.neongreen.co.uk/products  

    https://inhabitat.com/austin-texas-gets-an-electric-sunflower-garden/  

    https://inhabitat.com/massive-solar-serpent-winds-along-the-santa-monica-freeway/  

    https://www.archdaily.com/88827/solar-serpents-in-paradise-mans-tham  

    http://www.johngerrard.net/solar-reserve.html  

    https://www.lacma.org/art/exhibition/john-gerrard-solar-reserve  

    https://publicdelivery.org/ai-weiwei-sunflower-seeds-video-jingdezhen-mary-boone-gallery/  

    https://www.tate.org.uk/art/artworks/ai-sunflower-seeds-t13408  

    https://theinspirationgrid.com/prismatica-public-art-installation-by-raw/  

    https://rawdesign.ca/projects/prismatica/  

    https://untappedcities.com/2021/01/12/prismatica-garment-district/  

    https://kalkulator.solarhub.id  

    https://solarhub.id